22 Nicholas mengatupkan rahang rapat-rapat, kedua telapak tangannya terkepal erat. Sebuah kebetulan lagi hari ini, dan rasanya jauh lebih menyakitkan dibandingkan kemarin malam di pesta. Saat berusaha mengisi kekosongan hatinya dengan masuk ke dalam keramaian salah satu mal, ia sama sekali tidak menyangka akan melihat pemandangan menyakitkan seperti ini. Napas Nicholas memburu, ia menatap kedua sosok yang saling tersenyum itu berjalan menjauh. Dadanya sakit. Berengsek Sherine! Saat Nicholas masih terpuruk dalam rasa sakit, wanita itu justru sudah memiliki kekasih. Padahal mereka belum resmi bercerai, tapi Sherine dengan enteng memilki kekasih baru. Dengan mudah melupakan dirinya dan Sean. Sean! Nicholas menyeringai sinis. Ternyata adiknya itu juga hanya mainan bagi Sherine, terbuk

