18

1827 Kata

18 Nicholas berjalan ke kamar mandi dengan perasaan gusar. Samar-samar terdengar suara isak tangis Sherine. Nicholas mengatupkan rahang kesal. Ia tidak tahu ia yang keterlaluan dengan melarang Sherine pergi, atau Sherine yang terlalu sensitif menanggapinya. Ia bukan tidak ingin menghadiri pernikahan sepupu Sherine, tapi waktunyalah yang tidak tepat. Ia ada rapat penting di Malaysia jumat nanti, dan ia tentu saja tidak bisa membatalkannya, atau pun membiarkan Sherine pergi tanpa dirinya. Bukan Nicholas tidak percaya pada Sherine dan berpikir istrinya itu akan melarikan diri. Terlepas dari ancamannya, hubungan mereka yang berjalan cukup baik akhir-akhir ini membuat ia yakin Sherine tidak akan meninggalkannya. Nicholas dapat rasakan Sherine sudah sepenuhnya menerima dirinya sebagai suami.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN