20

1518 Kata

hai, teman2, makasi udah baca sejauh ini. btw sudah follow akun dreame/innovel aku? kalo belum, jangan lupa follow ya, agar mendapat notif dari aku. jangan lupa juga follow akun i********: aku, id: evathink. thanks. 20 Sulur-sulur matahari pagi menerobos gorden jendela kamar yang tidak tertutup sepanjang malam. Nicholas membuka mata dengan malas dan seketika menyipit tatkala silau oleh cahaya matahari. Dua bulan sudah berlalu… Tapi rasa sakitnya masih sama… Hatinya kosong… hampa… dingin.. beku. Nicholas menggeliat dan bangun dengan malas, duduk di bibir ranjang dengan perasaan suram. Sekilas kejadian dua bulan lalu berkelebat di benaknya. Waktu itu ia pulang dengan penuh semangat, tak sabar untuk bertemu Sherine. Saat melewati kamar Sean, ia berhenti karena melihat pintu itu ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN