Lusi dan David akhirnya tiba di rumah orang tua Lusi, mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke rumah besar itu bersama-sama. Meskipun Lusi terlihat biasa saja dan berusaha tetap tenang, tapi David tahu kalau Lusi sebenarnya sedang tidak baik-baik saja. Lusi menyembunyikan perasaan sakitnya di balik wajah ceria dan senyum tipisnya. Tapi mau sedalam apapun Lusi menutupi luka dan kesedihan di hatinya, David tetap tidak bisa tertipu oleh senyum palsunya. Sorot mata Lusi tidak pernah berbohong atas segalanya, dari sanalah David paham apa yang sebenarnya tengah dirasakan oleh sang istri dalam hatinya. “Hay, kalian baru pulang sih?” Amie datang dari belakang, menghampiri Lusi dan David yang baru saja masuk ke ruang tamu. “Iya Ma, tadi kita makan malam dulu sama Fiona. Terus kita sekalian ma

