22. The key 2

1218 Kata

Jeon-gu rebah tertelungkup sambil memegangi tubuhnya, ia meringkuk menahan dingin. Ia juga merasa lelah setelah hampir semalaman menangis dan meraung membayangkan jika Tae benar-benar mati dalam penembakan yang dilakukan oleh Ryumin. Tenaga dan pikirannya terkuras akibat perbuatan kedua penculik itu. Beberapa hari ini Ryumin atau Baekki terus mengatakan jika Tae tewas dalam kejadian penembakan di depan lift saat itu. Tentu saja perasaanya sangat hancur mendengarnya. Ia merasa bersalah, kehilangan, ditambah beban yang harus ia terima karena terus disekap di ruangan lembah dengan bau yang seringkali membuatnya mual. Benar-benar fisik dan mentalnya diuji lebih berat kali ini. Saat ini di ruangan lain Baekki sedang memasukan baterai baru di alat pengalih sinyal yang kemarin di bawa oleh Ryu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN