Part 22

1421 Kata

“Daniel… aku ingin bersamamu seperti yang kau inginkan. Ta-tapi… semua itu tak mudah. Aku takut semakin dalam menyakitimu. Jadi sebelum aku semakin melukaimu… mari akhiri semua ini.” Brakkk Dan lagi – lagi Daniel melayangkan bogemannya pada pintu dibelakang Amanda, membuat gadis itu berjengit kaget dengan tubuhnya yang bergetar kecil. “Apa aku harus mengemis disini untuk mendapatkan rasa kasihan darimu hm? Apa aku harus berlutut didepanmu dulu? Katakan. KATAKAN PADAKU APA YANG HARUS KULAKUKAN!!” ucap Daniel dengan nada tingginya diakhir kata. Pria itu mengungkung tubuh Amanda diantara dirinya dan pintu dibelakangnya. “Aku akan lakukan apapun untuk membuatmu tetap disini meskipun kau tak membalas perasaanku.” Dengan itu Daniel jatuh berlutut dihadapan Amanda, membuat Amanda pun ikut ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN