Niswa berjalan sambil membawa sekeranjang bunga tabur yang ia beli di penjual bunga yang ada di dekat kompleks pemakaman, bunga itu akan ia taburkan di atas makam Bu Romlah yang akan diziarahinya siang hari ini. Wanita itu sengaja datang ke komplek pemakaman setelah mengantarkan Sang putra ke sekolahnya, tapi langkah wanita itu terhenti ketika melihat ada seorang laki-laki berjongkok di samping makam Bu Romlah. "Pak Arsyad," gumam Niswa ketika melihat laki-laki itu, sebenarnya agak ragu Apakah benar Pak Arsyad yang datang menziarahi makam Bu Romlah saat ini tapi ternyata gumaman Niswa dapat didengar oleh laki-laki itu hingga dia menoleh dan Niswa tidak salah menduga. Dia benar-benar Pak Arsyad. "Mbak Niswa, Mbak Niswa juga mau ziarah?" tanya laki-laki itu sembari bangun dari posisi

