Lima Belas

1165 Kata

Mas, ibunya William sudah datang ke sini. Anaknya mau dijemput ke rumah atau dianter ke taman hiburan? Arsen membaca pesan tersebut dengan senang. Ia bersorak pelan, pasalnya dirinya akan berpisah dengan anak jelmaan setan yang dari kemarin selalu mengganggu momennya bersama Mio. Maka dari itu dirinya langsung membalas pesan tersebut. Dan dengan cepat pula tangannya segera memencet ponselnya, menelepon Mio yang kemungkinan tengah bersama Iam. 'Halo, Kak,' sapa Mio di seberang telepon sana. 'Kenapa, Kak?' 'Mamanya Iam nanti mau dateng jemput Iam.' Hening. Mio tak membalas perkataan Arsen sama sekali. Arsen yang kebingungan pun hanya mengernyitkan dahinya dan melihat ke layar ponselnya. Masih terhubung kok. 'Halo? Mio? Kamu denger aku?' tanya Arsen heran. 'Ah, iya. N-nanti Mio siapin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN