PERASAAN

1304 Kata

“Nala,” Lirih Akhtar Nala hanya melirik sekilas pada Akhtar, entah keberanian dari mana Nala berani melakukan hal ini, Nala mengangkangi Akhtar yang terbaring pasrah dengan Nala di atasnya. Nala masih sibuk memainkan tangannya di kejantanan Akhtar—Nala senang Akhtar diam tanpa memberontak apalagi dengan kegilaannya kali ini logikanya menyuruhnya untuk lebih berani melakukan hal gila ini. Nala menjilat puncak kejantanan Akhtar, Akhtar yang mendapat kejutan dari Nala hanya bisa melenguh pasrah, pelan namun pasti Nala semakin semangat mengulum kejantanan milik Akhtar “Nala—arghh—“ Desah Akhtar “Sttt—Mas diam sama nikmatin aja.” Ujar Nala yang semakin berani Akhtar yang sudah tidak bisa menahan dirinya lagi menarik Nala untuk bangun dari posisinya yang menuduk itu, Akhtar segera mengulum b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN