“Bunda—“ ¤¤¤ Akhtar menggulingkan badannya terlentang di tengah-tengah antara Tiara dan Nala, padahal ia dan Nala sedang dalam posisi enak namun lagi-lagi krucil yang berada di samping Akhtar itu terbangun dari tidurnya. “Ada apa?” Tanya Akhtar “Bunda mana, Ayah?” Tanya polos Tiara yang malah mengajukan pertanyaan lain “Kenapa cari Bunda, kenapa nggak cari Ayah aja?” Tanya balik Akhtar yang tak mau kalah Tiara mencabikkan bibirnya kesal pasalnya yang di cari adalah Nala bukanlah Ayahnya. “Bunda Ayah, Mana—Tiala mau Bunda—hiks—“ Rengek Tiara yang akhirnya membuat Nala menyembulkan kepalanya dari belakang punggung Akhtar. “Princess kok nangis—Bunda di sini lho, Nak.” Nala memotong rengekan Tiara “kenapa nggak disini tapi malah Ayah yang disini, Bunda?” Tiara memprotes posisi Nala yan

