27 - Bertengkar

2247 Kata

Makan malam di luar rupanya bukan hal yang bagus untuk Ara maupun Raka. Buktinya setelah mereka pulang, Raka kembali marah marah karena ia cemburu hanya karena seorang pelayan tersenyum kepada Ara. Entah apa yang ada di otak Raka. Yang jelas pria itu makin hari makin tidak jelas maunya apa. Cemburu Raka sudah di atas rata rata. Pelayan pria restoran tempat mereka makan itu tersenyum ramah hanya karena Ara adalah pelanggan mereka. Lagi pula Ara juga yakin kalau pelayan itu tidak hanya tersenyum kepada Ara, pasti ia juga tersenyum kepada pelanggan lain yang makan di sana. Raka sungguh berlebihan dengan rasa cemburunya itu. “Dia senyum sama kamu, dan kamu balas senyum?” bisik Raka melirik tajam Ara. Kening Ara mengerut merasa aneh dengan sikap suaminya ini. Pelayan tersenyum ramah, l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN