Tidak terasa sudah sepuluh tahun lebih aku menikah dengan Indah. Wanita pertama yang mencuri hati aku, tanpa melakukan apapun. Banyak orang yang bilang, aku menikahi Indah karena istriku yang pertama merayu dan menggoda aku. Padahal jangankan menggoda dan merayuku. Didekati aku saja dia sudah kesal. Belum lagi nada bicaranya selalu ketus. Sejak awal aku tidak sengaja bertabrakan dengan Indah. Wajah cantik Indah selalu menghantuiku. Pemilik senyum semanis madu itu, masuk tanpa permisi ke hatiku. Entah sihir apa yang dimiliki istriku. Sebab aku selalu terpesona dengannya. Aku pernah menyangkal perasaan ini. Tapi bukannya hilang di hatiku, malah semakin dalam dan kuat. Apalagi saat mengingat Indah pernah direngkuh pinggangnya oleh Aden. Aku kesal bukan main. Mungkin, cemburu lebih tep

