The Funeral

1464 Kata

Pagi itu lebih tepatnya pukul sepuluh, di sebuah bangunan yang terletak di pusat pemakaman, yang bisa dikatakan sebagai rumah duka. Banyak sekali orang yang memenuhi ruangan tersebut, dan kebanyakan dari mereka mengenakan baju hitam untuk menghargai acara pemakaman yang di adakan pada hari itu. Tiga puluh kuntum bunga lili putih yang sengaja di bawa oleh para pengunjnung di sana menandakan jika pemakaman yang terjadi pada hari itu adalah pemakaman untuk para korban serta para pemadam dan juga medis yang masuk ke dalam list korban yang tewas dalam ledakan Pom Bensin yang terjadi dini hari tadi. Tidak termasuk seorang lelaki yang kini hanya membawa satu kuntum bunga saja, itu terserah kepada mereka. Dan lelaki yang membawa satu kuntum bunga itu adalah Dokter Sebastian, sahabat sekaligus ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN