Baru saja satu hari Ingrid bertemu dengan Flora, namun ucapan Flora pada saat itu sudah membuat Ingrid merasa tertekan, dengan bukti bahwa saat ini ia merasa enggan untuk tertidur, meski pada malam itu ia merasa sangat lelah dan ingin memejamkan matanya barang sejenak di atas kasur itu. Tingkah laku dari Ingrid malam itu pun tersadari oleh Tony yang kala itu tengah menatap sang kekasih yang kini tengah terduduk di atas kursi sofanya, dan menghadap ke arah TV dengan kedua mata yang terlihat ingin sekali terpejam, namun keinginan itu berusaha di tahan oleh sang kekasih. “Hh …” hanya deruan napas dari Tony lah yang di keluarkan olehnya yang kemudian beranjak dari meja makan yang berada di ruang makan pada saat itu, untuk kemudian menghampiri sang kekasih dan menyodorkan segelas teh hangat

