Malam itu, Adam bersama dengan Ingrid pergi menuju rumah sakit dan segera menemui Dokter Sebastian, yang kebetulan masih berada di dalam ruangannya. “Dokter Rusk masuih berada di dalam ruangannya, kalian bisa masuk ke sana!” ucap sang suster yang berjaga, yang tentu saja membuat langkah kaki Adam dan Ingrid yang baru saja bertanya itu kembali dilangkahkan untuk segera datang ke dalam ruangan dari Dokter Rusk atau Dokter Sebastian. Tok … tok … Pintu di ketuk dua kali oleh Adam, yang kemudian setelahnya terdengar suara dari sang dokter yang mempersilakan mereka untuk masuk. Pandangan Adam kini menatap Ingrid sebelum akhirnya Ingrid menganggukkan kepala dan membuka pintu untuk kemudian masuk ke dalamnya. “...” Dokter Sebastian terdiam ketika menyadari jika Adam dan Ingrid lah yang mas

