“Tumben, rapi bener. Mau kemana? Biasanya cuma pake kaos dan celana jeans aja untuk antar kue buatan adikmu,” sindir Zuraida saat melihat Elvira memakai kulot warna biru muda, atasan lengan panjang berwarna biru tua dengan sepatu pantofel hak rendah. “Mau antar Mama bertemu dokter,” jawab Elvira. Zuraida yang sebenarnya telah mendengar perbincangan antara Elvira dan Gempita di dapur tadi pagi perihal lakunya rumah kos milik besannya dan akan melakukan pembayaran hari ini, hanya tersenyum samar tanpa mau bertanya lebih lanjut atas kebohongan Elvira pada dirinya. Dalam hati Zuraida pun bergumam dengan liciknya, ‘Vira..., Vira..., Penipu kok mau ditipu. Awas aja, kalau elo kagak ngasih duit gue setengah dari yang elo dapat. Bakal gue bongkar kalau elo hamil bukan dari si Gilang. Hahahha

