CHAPTER 79: Perasaan Sam

1029 Kata

            Orang-orang yang sudah bertengger di puncak pagar menghentikan gerakannya. Beberapa orang mulai terdiam.             “Dia teman saya! Bukan maling!! Bapak Ibu semua salah paham!! Nggak ada maling!!!” teriak Sam keras-keras.             “Tapi dia manjat pagar rumah orang!! Kalau bukan maling, apa namanya?” jerit penjual jamu yang pertama kali memergoki Adi.             “Dia nggak sabar nunggu. Nanti saya tegor. Terima kasih atas perhatian saudara-saudara. Pokoknya sekarang bubar!!! Nggak ada maling!!!” teriak Sam menengaskan.             “Ternyata maling bohongan!!” seru beberapa orang jengkel.             Sambil menggerutu orang-orang pun mulai pergi. Beberapa di antaranya tampak kesal sekali, karena kehilangan kesempatan untuk menghajar orang sampai babak belur. Sam meman

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN