Adi, Fifi, dan Sam langsung menoleh, terkejut. Mata Sam membelalak saking terkejutnya. Wajahnya merah padam menahan amarah. Ia tidak pernah bisa melupakan wajah itu, meskipun enam tahun sudah berlalu. Monica. Orang yang sudah menghancurkan kebahagiaan keluarganya hingga berkeping-keping. w************n yang mencuri ayahnya, dari ibunya, dan dirinya. Tinjunya mengepal saking marahnya. Napasnya memburu. Mau apa perempuan jalang itu masuk ke dalam rumahnya tanpa izin? “KELUAR!!!! Siapa yang ngizinin kamu masuk ke dalam rumah ini??” bentak Sam dengan suara menggelegar. Fifi sampai melonjak saking kagetnya. “Tidak akan!! Aku harus menyeret kamu ke rumah sakit!! Johan sekarat!!” bentak Monica tidak kalah kerasnya. Dengan tubuhnya yang kelelaha

