Berita itu begitu menggemparkan seisi rumah keluarga Tan. Kala Inggrit memberi kabar via sambungan telepon tentang kegugurannya. Mereka langsung panik dan berangkat menemui Inggrit yang sementara dirawat di rumah sakit. Papa dan mama Tan tidak hanya pergi berduaan. Mereka mengajak Ivo, putri kedua mereka untuk ikut serta. "Kenapa kita tidak ajak Mo, Pa?" tanya gadis remaja yang memakai kacamata. "Dia lagi ada ujian. Lagi pula ini bukan acara kumpul keluarga, Vo. Kakak kamu lagi sakit," sahut Mama Tan, menjawab pertanyaan putrinya mewakili suaminya. Keguguran.... Ivo mendengar kata itu saat tak sengaja mengupingdia berada di ruangan yang sama dengan orangtuanya saat Inggrit menelepon. "Kak Grit sakit apa?" Ivo yang memiliki otak encer dibandingkan saudarinya tentu tidak tingga

