Maureen memandang kagum melihat raut kebahagiaan terpancar jelas di wajah kak Ivo. Di antara mereka bertiga, kak Ivo yang memiliki sikap tenang, wajah datar tanpa ekspresi, serta kepintaran di atas rata-rata. "Selamat ya Kak," Mo memeluk erat kakak perempuannya yang telah mengenakan gaun pernikahan. "Jangan menangis Mo. Suami kamu sudah menunggu kamu di depan pintu. Nanti dia kira kakak sudah menyakiti kamu," Ivo meledek sikap melankolis Mo yang kerap terjadi. "Mo bahagia Kak. Setelah perjuangan Nicho meluluhkan hati Kakak. Makanya jangan keras kepala. Coba kalau dulu kakak mempercayai Mo." Mo memang tengah menahan laju air matanya. Di antara mereka bertiga, pernikahan Ivo yang paling sulit terwujud. Pasalnya Nicholas sudah menghamili Ivo sebelum menikahi kakaknya. Ini juga disebabkan

