"Mo, kamu dipanggil Bapak ke ruangan beliau," ujar salah satu buruh pabrik yang berpapasan bertemu Mo saat Mo melakukan inspeksi mesin. "Terima kasih ya." Mo melanjutkan perjalanan menuju ruang kerja suaminya. Berbagai pemikiran buruk berkecambuk di kepala Mo sejak kejadian kemarin. Kings yang menceramahinya sepanjang malam tentang pertemanan dia dan Bella cs. Memang Mo sadari hidup setelah menikah tentu berbeda jauh seperti saat masih sendirian. Mo berusaha mengikuti keinginan suaminya supaya dia mendapat kedamaian dalam berumah tangga. Depan pintu kayu bercat cokelat tua. Dia berdiri menarik napas panjang dan mengembuskan kembali napasnya melalui mulut. Dia tengah menenangkan diri sebelum menemui suaminya. Diketuknya pintu ruang kerja Kings, lalu Mo mendorong pintu hingga terbuk

