kehamilan Mo

1010 Kata

Akhirnya .... Apa yang Mo inginkan hampir terwujud. Dia merasa bahagia sekaligus takut. Takut mengatakan ini semua pada suaminya, Kings. Sesi konsultasi bersama dokter Aurora telah berakhir. Mo dan Desi kembali duduk di kursi belakang mobil. Selama perjalanan, Mo lebih banyak berdiam diri sementara Desi terus mengoceh tentang pantangan yang wajib Mo taati selama hamil muda. Mo hanya mendengar sepotong-sepotong isi nasihat dari mertuanya. Fokus isi kepalanya kini tertuju pada reaksi suaminya. "Kamu kenapa diam saja Mo? Apa kamu tidak bahagia mengetahui kehadiran calon anak di rahimmu. Ya ampun, usia kandungan kamu masih tiga minggu. Pantas saja kamu belum merasa pengin ini itu seperti Ivo dan Inggrit," kekeh Desi membayangkan betapa kelimpungan putra sulungnya nanti. "Aku bahagia, Ma.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN