Kings mengajak adik lelakinya berbicara setelah membawa Inggrit pulang ke apartemen mereka. Hari sudah larut tapi emosi yang sedari tadi ditahan oleh Kings sudah mencapai level batas kesabarannya. Ini semua karena ulah adiknya. "Kamu tahu yang kamu lakukan itu salah?" tegur Kings dengan postur tubuh duduk tegak dan bersedekap. Larry menganggukkan kepalanya. "Dia masih di bawah umur. Kenapa kamu masih merecoki dia dengan minuman keras," tegur Kings lagi. Sudah mempersiapkan alibinya, Larry melempar semua kesalahan atas mabuknya Inggrit kepada gadis itu sendiri. "Itu bukan salahku Kak. Dia sendiri yang mau minum dan dia yang menuang bir kedalam mulutnya. Kenapa Kak Kings malah menyudutkan aku," ucap Larry jengkel. Dia hanya berakting saja. Kings membuang kepalanya dengan menghembuska

