Part 30. Perubahan Sikap Gibran

1326 Kata

"Kondisi Tante Fatma gimana? Beliau baik-baik aja, kan?" tanya Rasya pada Gibran. Siang ini mereka tengah makan siang bersama di kantin rumah sakit. "Lo tinggal nerawang aja pasti udah tau gimana kondisi nyokap gue sekarang. Pake acara nanya." Bukannya menjawab, Gibran justru menceramahi sahabatnya. "Gue nanya begini iseng aja, Ran, daripada nggak ada bahan obrolan." Rasya ngeles. "Hai, dokter-dokter ganteng. Aku gabung, ya." Rinka tiba-tiba saja datang sambil membawa nampan berisi makanan serta minumannya. Ia memilih duduk di samping Gibran. Dan terlihat Gibran menatap Rasya dengan serius. Rasya cukup paham kalau saat ini Gibran merasa tidak nyaman berada di dekat Rinka. "Eum, gue cabut dulu, ya. Udah kenyang." Gibran memilih pamit padahal makanan di piringnya belum juga habis.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN