Part 48. Nasib Buruk

1166 Kata

Sesuai dugaan sebelumnya, Alvin dan Navita memang berada di klinik bersalin tersebut. J2 yang tengah menunggu di dalam mobil, kini melihat dengan jelas Alvin keluar dari klinik sembari menuntun Navita. Mereka bergerak menuju sebuah mobil di area parkir. "J1, cek, cek, cek. Target keluar dari klinik. Mereka sepertinya mau bergegas pulang." J2 lalu berkomunikasi kembali dengan J1 menggunakan alat bantu komunikasi yang disebut earpiece--yang tersumpal di salah satu telinganya. "Laporan diterima. Senantiasa pantau mereka demi mendapatkan info selanjutnya," jawab J1. "Oke, sip. Aku udah semalaman di sini, kalau nggak untuk mantau mereka, lha aku terus ngopo?" J2 mulai menghidupkan kembali mesin mobilnya ketika ia mendapati Alvin dan Navita sudah masuk ke dalam mobil. J2 mulai melajukan ro

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN