40

2099 Kata

Anta menghirup udara disekitarnya sebanyak yang dia bisa. Aroma ini... Suasana ini... Dia merindukan tanah kelahirannya. Mereka sudah sampai di Amerika. "Merindukan tempat ini Kiddo?." Tanya William sambil tersenyum tipis pada Anta. Seulas senyum yang tercetak di wajah Anta cukup menjawab pertanyaan William. "Kita ke Rumah ku." Kata Jonathan. William menoleh kearah Jonathan binggung. "Bukankah rumah itu sudah kau jual?." Tanya William. "Ck! Mana mungkin aku menjual rumah itu bodoh!." Jawab Jonathan penuh makian. "Bukannya kau memang bodoh!." Balas William. Anta hanya menghela nafas melihat dua pamannya itu bertengkar. Lagi! Untuk yang ke-sekian kalinya. "Come on Uncle... Don't Fight again!." Kata Anta Malas. Dua orang dewasa itu tak ada yang mendengarkan Anta, mereka tetap saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN