19

1787 Kata

Fernan merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur. Kepalanya tak mau berhenti memutar memori memori tentang seseorang bernma Arnold Grey Fernand. "Aaaarrgh sial! Kenapa orang itu muncul lagi!" Geram Fernan marah. Fernan segera bangun dia berjalan kearah kamar mandi. BRAK Pintu kamar mandi terbanting keras. Fernan mematut dirinya didepan kaca dengan pandangan matanya yang selalu dingin. "Anta bangun!" Katanya sambil menatap Pantulan bayangannya dicermin. Fernan bisa merasakan sesuatu dalam dirinya bergejolak. "Apa Nan?." Tanya Bayangan itu dengan santainya. "Lo ada di rumah? Jam berapa sekarang?." Tanya Anta lagi setelah sadar dia berada di kamar mandinya. "Hmm... Baru jam 8." Anta mengangguk faham. Di memperhatikan wajah alternya itu dengan seksama. "Kenapa?." Tanya Anta penasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN