Amanda bersyukur di kehamilan keduanya tidak merasa mual dan pusing. Nafsu makannya juga baik sehingga dia tetap bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. Toko kuenya juga laris manis, begitu pula dengan usaha suaminya. Karena terletak di pinggir jalan raya sehingga pelanggan tidak hanya dari kampung itu saja. "Amanda, karena kamu hamil sebaiknya harus banyak istirahat. Lebih baik mencari pekerja saja, biar nanti kamu bisa fokus dengan Mentari," saran Irsyad. "Iya, Mas Irsyad. Aku juga berpikiran begitu. Aku ingin menghabiskan waktu bersama Mentari," jawab Amanda langsung setuju. Tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depan rumah mereka, Amanda dengan antusias mendekat sebab tahu jika mobil itu milik Hasan. Dan yang lebih mengejutkan lagi jika perempuan yang datang bersama Hasan adalah

