53. Kekompakan Kakak Beradik

1641 Kata

Mentari merasa sangat senang, sebab banyak sekali aneka jajanan yang belum pernah dirasakannya selama ini. Atha hanya geleng-geleng kepala saja melihat perut kakaknya yang tidak kunjung kenyang. "Atha, kenapa kamu tidak makan?" tanya Mentari. "Melihat kakak saja aku sudah kenyang," jawab Atha. Mentari hanya terkekeh saja, memang dirinya bisa dibilang rakus soal makanan enak. "Atha, aku sama sekali tidak tertarik dengan tontonannya. Bagaimana kalau kita lihat-lihat kaos saja," ajak Mentari bersemangat. "Oke," jawab Atha dengan senang hati. Mentari bukannya datang ke pakaian perempuan akan tetapi malah masuk ke penjual khusus pakaian lelaki. Atha yang tahu selera kakaknya tidak berani menentang. "Atha, beruntung sekali kamu memiliki pacar yang baik hati membelikan kamu pakaian," ejek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN