Setelah puas makan di restoran mewah Bayu memerah matanya, sebab hasil yang yang diperoleh tadi dari Aran tinggal sisa sedikit. "Kalian kenapa makan sebanyak itu?" rengek Bayu. "Mumpung gratis," jawab Randy. "Gratis sih gratis,tapi jangan rakus gitu," sela Bayu. "Tak apalah, sesekali," hibur Randy. Bayu kecewa, sebab malam ini tidak akan bisa bermain dengan wanita cantik. "Paman, ayo kita segera ke tempat perjudian. Aku ingin mencobanya," ajak Aran bersemangat. "Hey, di sana bukan tempat untuk bermain-main," sergah Randy. "Bermainnya seperti yang sering aku dan Paman Bayu itu kan? Aku selalu menang loh," sela Aran. "Itu karena Bayu bodoh! Beda dengan yang di sana," jawab Randy. Bayu hanya melirik kesal saja. "Kalau mau ikut boleh saja, tapi kamu hanya diizinkan untuk melihat-lih

