“ Memangnya kamu jelas asal usulnya, Melinda. Kalau ngomong itu ngaca sama diri sendiri,” Bentak Sukiya membuat Melinda seketika terdiam. Matany terlihat merah menyala karena menahan amarahnya. Ingin rasanya Melinda menampar metuanya, namun itu sama saja dengan bunuh diri. Karena mertuanya akan langsung meminta Iskandar untuk menceraikannya. Kalau sampai itu terjadi, tentu saja hidup Melinda akan menjadi sulit. “ Mih, Tolong, jangan terus menekan Melinda. Itu semua masa lalu Melinda dan tidak perlu diungkit lagi,” ucap Iskandar mencoba memberikan pembelaan pada Melinda. “ Mamih tidak akan megungkit masalalu istrimu, Iskandar. Tapi mulut istrimu itu yang membuat mamih harus mengingatkannya. Enak saja menuduh Wanita baik seperti Wulandari sebagai p*****r, sementara dirinya tidak sadar, kal

