“ Om juga tidak tahu. Yang jelas, kalau dikaitkan dengan kehadiran Wanita bernama Miranti itu, tentu saja kejadian ini ada kaitannya dengan Marghareta. Dan bisa jadi Marghareta yang menyuruh orang – orang tu menculik Nandini,” jelas Mahdar sambil kembali mendorong kursi roda Raditya kembali menuju ruang keluarga. “ Gimana kang? Apa ada petunjuk tentang Nandini?” Wulandari langsung menyambut Mahdar dengan pertanyaan. Kepanikannya terlihat jelas dari raut wajahnya. Bahkan sejak tadi Wulandari tidak berhenti menangis, begitu juga dengan Risma. “ Kamu yang tenang, Wulan. Akang janji akan menemukan Nandini secepatnya, dan semoga jaya, penculiknya adalah orang yang menginginkan uang saja.” Mendengar kata penculik, Wulandari pun tak kuasa lagi, dia langsung menanis histeris, karena Syok yang di

