Bab 37. PDKT (1)

1049 Kata

"Lalu, atas dasar apa kamu bersedia menerima, Putra? Rahardjo bertanya sekali lagi, pertanyaan terakhir untuk laki-laki paruh baya itu memantapkan hati. “Karena, saya tidak akan rela melihat Puput bersanding dengan laki-laki lain. Jika Puput bersedia dijodohkan, itu karena saat ini dia tidak dalam suatu hubungan yang serius dengan siapa pun. Puput pasti menunggu saya menepati janji." Rahardjo tersenyum samar. Sekali lagi, laki-laki paruh baya itu memuji keberanian dan kejujuran Janatra dalam hati. Sayangnya perasaan itu tak begitu lama, semuanya mendadak hilang ketika ledakan suara dari Revalia membuyarkan segalanya. "Gue enggak bersedia!" Bola mata madu Janatra nyaris lepas dari kelopaknya ketika suara itu menggelegar di telinganya. "Re, lo serius?" Keysha sampai tak bisa menahan ket

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN