BAB 21 - jalan hidup

2252 Kata

Berjalan-jalan di pasar modern sambil mencari-cari sayuran dan bahan-bahan mentah lainnya adalah salah satu kesenangan Abisatya sejak kecil. Sejak dia berusia enam tahun, saat nenek mengajaknya ke pasar tradisional pertama kali, bocah cilik itu langsung jatuh cinta dengan semua yang ada di dalam pasar. Warna sayuran yang hijau, buah-buahan segar yang berwarna-warni, membuat kedua bola matanya mendelik, kagum. Belum lagi aroma rempah-rempah dan bau ikan segar yang menguar di udara, membuatnya jadi semakin tertarik. Tak jarang sang nenek—ibu dari ibu kandungnya yang sudah tiada—selalu mengajaknya ke dapur, membuat bocah cilik itu semakin suka dengan dunia kuliner. Apalagi saat Abisatya remaja, dia mampu memasak soup asparagus yang baru saja dimakannya di restaurant dengan kelezatannya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN