33. First Night

1717 Kata

"Sah!" Suara para saksi bergema di ruangan masjid yang luas. "Alhamdulillah." Sekali lagi ucapan syukur terucap. Imam masjid memimpin doa untuk kedua mempelai. Semua kepala menunduk bermunajat. Setelah selesai berdoa, Zein bangkit dari tempat duduknya, melangkah ke belakang untuk menyusul putrinya, Reyna. Dia yang akan mengantarkan anak gadisnya itu pada Fan yang sekarang sudah sah menjadi suami putrinya. Zein membuka tirai yang menjadi batas antara shaf laki-laki dan perempuan. "Ayo," ucapnya sambil mengulurkan tangan. Azalia dan Gianna membantu gadis itu berdiri sebab tampaknya b****g* Reyna tidak ingin keluar dari zona nyaman. "Um." Reyna menelan air mulutnya. Segera dia menggandeng lengan papanya. Zein membawanya melangkah, menuju ke depan mimbar. Di sana sudah ada Fan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN