*Lian POV* Aku melihat Sam datang membawa dus besar dalam dekapannya. Itu pasti barbie lagi untuk putri centilku yang kelakuanya terkadang bar-bar, siapa lagi jika bukan Ruby. Gadis kecil berumur tiga tahun itu sudah seperti ratu di istana ini. Semua orang memanjakannya, membuatku kepayahan untuk mengajarkannya arti kemandirian dan berusaha. Tak ada yang berpihak padaku kecuali suamiku. Aku jadi sebal sekali dengan semua orang di rumah ini. Siapa lagi jika bukan Mama, Papa, dan Sam. Ya, kami memutuskan untuk tinggal dalam satu atap setelah kepergian Tania, sahabat sekaligus menantu perempuan keluarga Adnan. Kami seolah tak mau terpisah satu sama lain. Selain tiga orang dewasa di rumah ini. Si Kakak, Jaden yang terlihat cuek dan kalem, diam-diam suka memberikan adiknya hal-hal yang aku

