*Lian POV* Kehamilanku sudah mendekati usia tiga puluh delapan minggu. Kurang lebih dua minggu lagi aku akan bertemu dengan putra pertamaku. Hasil karyaku dan Kak Davino yang tidak disengaja dan tidak direncanakan. Walaupun tak ada dalam daftar rencana kami, tapi anak ini tetaplah anak yang kami nantikan. Kehadirannya dalam rahimku membuat keluarga besar kami makin hangat. Kehamilanku ini makin membuatku sulit bergerak. Aku yang memutuskan untuk cuti kuliah, kini hanya menghabiskan waktuku untuk belajar mengenai butik Mama. Sebenarnya belajar mengenai butik Mama bukan hal yang berat. Kami mengobrol ringan dan Mama membuatku memahami mengenai butik itu dengan cara yang menyenangkan hingga membuatku tak sadar bahwa sebenarnya Mama sedang mengajariku berbagai Hal. Mulai dari tentang kain, t

