akhirnya aku mencoba menenangkan hati ku, dan berusaha melupakan sejenak masalah Mr X, dan kembali fokus pada Dinda dan Adam melihat mereka berpelukan dan saling melumat bibir dengan gemas, di hati ku ada sedikit rasa kesal, cemburu, tapi juga ada rasa bahagia, ini benar-benar aneh beberapa menit mereka berciuman, akhirnya Dinda kehabisan nafas dan melepaskan ciuman Adam "kita balikan ya yang?" kata Adam Dinda yg tengah mengatur nafas menoleh kearah ku dan ke arah Nia, seperti menanyakan persetujuan aku berfikir sejenak, lalu aku merendahkan ego ku dan membiarkan Dinda merengkuh kebahagiaan sejatinya "iya beb aku setuju kalian balikan, kalian memang pasangan yg serasi" kata ku jelas "iya kak, Nia juga setuju mas Adam jadi calon kakak ipr Nia" tambah nia lalau mata Dinda tampak berk

