aku dan Rian yg masih bingung dengan yg terjadi hanya bengong, berdiri mematung tampa ekspresi, aku sendiri masih bingung dan merasa aneh mengingat kedua orang tua kami bisa duduk bersama di sini "lah, kenapa kalian malah bengong?" tegur bunda "sebenarnya ini ada apa pa?" tanya Rian bingung "alamak" kata om Wisnu sambil menepuk jidat "saking senengnya karena mau jadi besan, sampai lupa jelasin" tambah ayah "jelasin apa yah, ayo lah jangan muter-muter, kami makin bingung nih" omel ku "cie yg udah gak sabaran" goda bunda yg usil seperti biasa "gini sayang, kamu ingat kan soal sahabat ayah yg ayah cerita punya usaha meubel tadi pagi sama Rian di meja makan?! ya om Wisnu ini orangnya" kata ayah menjelaskan "Rian, kamu ingat gak papa pernah bilang kalau papa mau jodohkan kamu sama anak

