bab 11 ( LIBURAN )

3895 Kata
Jam menunjuk pukul 17.00 wib tetapi wanita cantik yang memakai jogger pants dan kemeja putih dengan sepatu adidas slip on nya sudah siap untuk pergi. Dia menunggu kekasihnya yang akan menjemputnya. Ya wanita itu adalah Aure wanita cantik dengan lesung pipi yang mempertambah kecantikannya. Keluarganya sedang berkumpul di ruang keluarga mereka bercengkrama dan membicarakan banyak hal. Sifat polos dan manja Aure yang bergabung menjadi satu padu semakin membuat mereka menyayanginya. Andrew yang baru tiba dari kantor pun langsung memnghampiri ketiga insane yang sedang bersendau gurau, Andrew langsung mencium pipi Aure dan saliman tangan dengan kedua orang tuanya. Andrew mulai mengendorkan dasi yang melekat indah di kemeja biru dongkernya yang terlihat sangat cocok dibadan atletisnya. “jadi pergi dek?” “jadi dong kak, kamu beneran nggak ikut kak?” “nggak dek, dikantor masih banyak pekerjaan yang belum kakak selesaikan. Kamu hati hati ya disana ingat nasihat kita kemarin malam” “oke kakAure nggak bakal lupa kok, orang dari tadi aja mama Papa yang diomongin itu itu aja” Ting tong ting tong Suara bel terdengar diseluruh penjuru rumah Aure, tanpa dikomandopun dia langsung menghampiri pintu utama untuk membuka pintunya. Terlihatlah excel didepannya lengkap dengan senyuman khasnya “hai sayang?” “Masuk dulu yuk pamitan sama keluargaku dulu” Mereka berjalan bersisian menuju ruang keluarga excel berpamitan untuk mengajak Aure liburan dan dengan komitmen apapun yang terjadi dia akan menjaga Aure sebaik baiknya. Excel sangat menyayangi dan mencintai Aure jadi dia pasti akan melindungi Aure dengan segenap jiwa dan raganya. Setelah berpamitan akhirnya mereka menuju ke Bandara SoekarnoHatta mereka berangkat diantar oleh supir excel. Aure dan excel Nampak tersenyum di setiap saat mereka menikmati momen yang mereka ciptakan sendiri. “yang lainnya udah pada berangkat” “udah sayang, barang barang kamu nggak ada yang ketinggalan kan?” “nggak ada kayaknya sih, kalau kamu? Udah kamu siapin semuanya kan?” “udah sayang, kamu udah makan apa belum?” “ehm udah sih tadi siang” “duh ya udah nanti mampir dulu ya beli makanan di KFC” “aduhh nggak usah deh aku nggak lapar tau” “lapar nggak lapar harus makan sayang, nggak ada tapi tapian”ucap excel mengakhiri pembicaraannya dengan Aure karena perintahnya itu bersifat mutlak. Dia tak ingin kekasihnya kenapa kenapa dia ingin menjaganya sebaik mungkin Aure sangat berharga baginya. Mobil yang mereka tumpangi berhenti di KFC excel membukakan pintu untuk Aure lalu dia mengulurkan tangannya untuk membantu Aure. Mereka berjalan bersisian menuju tempat makan. Excel menyuruh Aure untuk memilih tempat sedangkan dia akan memesan makanan. Setelah lima belas menit excel keluar dari kerumunan dengan membawa nampan yang berisi beberapa makanan untuk mereka. Mereka menikmati makanan mereka dengan tenang sekali kali diselingi gelak tawa excel yang sedang menggoda Aure, terpancar kebahagiaan di wajah keduanya mereka sangat bahagia dengan apa yang mereka lakukan sekarang. Setelah selesai makan mereka langsung menuju ke bandara karena teman temannya sudah menunggu mereka. Dilihatnya andra yang lagi lagi sedang mengganggu Nandi dan Nixia yang sedang berbincang bincang dengan kekasihnya. Excel langsung menyapa mereka. “Hai broh” “hai yo yo what’s up broh”ucap andra sok gaul “ish sok gaul lo”ucap Nandi sewot “eh xel, nih kenalin pacar aku namanya Revan”ucap Nixia mengenalkan pacarnya pada excel dan langsung disambut uluran tangan excel “excel” “Revan” Mereka berjabat tangan dan saling tersenyum. “eh yuk itu udah mau berangkat pesawatnya”ucap Nandi Mereka lalu berjalan menuju pintu keberangkatan, mereka akan bersenang senang di Bali menikmati masa muda mereka dan mengukir kenangan untuk diingat dimasa depan. Aure duduk dengan tenang di sebelah excel dia sangat senang bisa bersama dengan excel hidupnya bagai sempurna saat bersamanya orang yang selalu membuat dia deg deg an dan selalu sukses membuat pipinya merona. Dia sangat menyukai excel. Mereka membunuh waktu yang tercipta dengan bercerita cerita tentang kehidupan mereka, bertukar pikiran dan berbagi tentang apa yang dirasakannya. Excel sangat bersyukur allah telah mengirimkan malaikat berhati baik untuknya. Orang yang Rela menunggunya orang yang Rela bertahan untuknya dan orang yang selalu memperjuangkannya. Dia sangat bersyukur memiliki Aure di hidupnya. Tak terasa waktu pun cepat berlalu dan akhirnya mereka sampai di bandara ngurah rai bali. Andra dengan tak terkendalinya sedang teriak teriak “Bali im heRe” dan langsung disambut geplakan tangan dari Nandi “dasar berisik gak tau malu”ucap Nandi sewot. Langsung dibalas cibiran andra “cantik cantik judes awas lo ya kalau sampai suka sama aku”. “apa suka? Oh no gak mungkin keles”ucap Nandi lagi dan akhirnya dihentikan oleh Aure “udah Nandi andra kalian bikin kepalaku pusing tau nggak dari tadi kok ribut mulu sih, awas lo kalau kalian saling suka”ucap Aure disertai kekehan kecil. “gak mungkin”ucap Nandi dan andra bareng dan langsung disambut gelak tawa dari mereka beRempat “tuh barengan, cie cie”ucap Revan . “eh udah udah yuk itu mobil yang jemput udah datang”ucap excel Mereka menuju mobil yang akan membawa mereka ke villa yang dimiliki oleh excel, hari ini mereka memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu karena ini sudah malam, mereka memutuskan untuk memulai jalan jalan mereka besok. Sampai di villa, mereka disambut oleh saudara excel yang mengurus villa miliknya. Mereka disuguhi berbagai makanan khas dari Bali. Walau malam sudah larut tak menyurutkan keinginan mereka untuk membabat habis makanan yang sudah dipersiapkan untuk mereka. Andra yang melihat makanan itu langsung berlari kegirangan. “aaaaahh makanan , ayam betutu enak banget nihhh”ucapnya langsung membalikkan piring dan mengambil nasi dan memindahkan potongan paha ayam betutu kepiringnya “gak tau malu ya, mata lihat makanan aja langsung ijo kayak gitu padahal tuan rumah aja belum nyuruh makan”ucap Nandi “yuk semuanya makan aja nggak usah sungkan ya”ucap excel “iya makasih xel”ucap mereka seRentak Mereka makan dengan lahap excel sekali kali memperhatikan Aure yang sedang makan dengan lahap. Lalu tanpa aba aba excel ingin menyuapi Aure dia mengarahkan sendoknya yang sudah terisi nasi dan lauk kea rah Aure. Aure yang melihat itupun langsung membuka mulutnya dia tersenyum melihat perhatian kecil dari excel. “ehm ehm yang lain berasa jadi nyamuk ya”ucap andra “hahahha lo aja kali yang nyamuk orang gue aja udah sama bebeb gue “ucap Nixia “udah lah kalian jadian aja dari pada berantem mulu”ucap Revan menambahi “iya tuh kayaknya bakal jadi pasangan fenomenal ya nggak Re?”Tanya Nixia “ehm iya betul banget tuh”ucap Aure mengiyakan ucapan Nixia Nandi dan andra lalu berpandangan dan berucap “ogahhhhhh” Lalu mereka semua tertawa Setelah selesai makan mereka lalu menuju kamar mereka masing masing. sebelum Aure masuk kekamarnya excel memanggilnya “sayang, jangan lupa vitaminnya diminum ya? Langsung tidur ya?” ucap excel sambil mengacak acak rambut Aure. “iya sayang, selamat malam”ucap Aure “aku sayang kamu, mimpiin aku ya”ucap excel sambil mencium kening Aure dan langsung sukses membuat pipinya merona. “iya aku masuk dulu ya”ucap Aure lalu masuk kekamarnya *** pagi pun tiba tak seperti biasanya Aure pagi pagi begini sudah bangun dia sedang didapur untuk mengambil air minum lalu tak sengaja dia memandang keluar jendela dilihatnya pemandangan yang luar biasa sangat indah dia lalu melangkahkan kakinya menuju taman itu taman yang langsung berbatasan langsung dengan pantai. Dia mengambil oksigen sebanyak banyaknya lalu menaruhnya ke paru parunya udara disini sangat segar dan membuatnya betah berlama lama menikmati ini semua. “Aure”teriak excel dari pintu “iya”ucap Aure,Excel lalu berlari menghampiri Aure yang sedang duduk di kursi taman itu. “uh aku cari cari ternyata kamu disini ya sayang, tumben bangun pagi pagi gini?”ucap excel “tadi haus, eh nggak sengaja habis dari dapur langsung lihat pemandangan ini ya gitu deh aku tertarik dan langsung kesini”ucap Aure masih terus menatap lurus pemandangan yang ada didepannya “kamu bahagia nggak aku ajak kesini?”ucap excel semakin mendekat kearah Aure “iya seneng banget, makasih ya”ucap Aure langsung menengok kearah excel Mereka saling berpandangan menunggu sang raja siang mulai menampakkan sinar kekakgaannya. Mereka sama sama menikmati pemandangan yang sungguh teramat sayang untuk dilupakan begitu saja. Aure dan excel lalu mengabadikan gambar mereka, mulai dari foto alay hingga foto romantic mereka. Lalu Aure memilih satu foto untuk di upload ke instagramnya. “thanks for everything my baby” tulis Aure di foto tersebut lalu tak lupa menandai excel didalamnya. Setelah selesai mengupload lalu Aure memasukkan ponselnya di saku celananya lagi. “yuk masuk”ucap excel dan langsung diangguki oleh Aure Mereka berjalan bersisihan menuju ruang makan, sampai disana dilihatnya andra yang sedang sibuk mencicipi berbagai menu masakan yang ada. “ndra tumben udah bangun”Tanya Aure “hehhe biasa nyium bau wangi makanan dikit eh langsung kebangun perut udah keroncongan aja”ucap andra masih memasukkan makanan kedalam mulutnya “ya elah ndraa makan yang bener napa?”ucap satu suara menginterupsi perbincangan mereka, dilihatnya Nandi yang baru turun dari anak tangga diikuti Nixia dan Revan “eh lo kok perhatian sih ama gue? Suka ya?”ucap andra “amit amit dah ya, gue takut aja makanan semuanya abis sebelum kita kita makan. Lo kan gitu perutnya kayak kaRet tapi kok gak gendut gendut tuh badan”ucap Nandi bingung “eh lo lupa ya? Gue kan rajin olahraga nyet”ucap andra “eh lo berani ya ngatain gue monyet dasar lo kingkong”ucap Nandi membalas “udah udah yuk kita sarapan aja nih udah siap semuanya”ucap Aure Mereka makan dengan khidmat dan sekali kali diselingi pertengkaran antara andra dan Nandi yang menurut mereka sangat menghibur karena kelakuan mereka berdua yang sangat heboh kalau sudah adu mulut. Setelah makan mereka langsung menuju ruang keluarga untuk membahas Rencana mereka untuk liburan hari pertama mereka. Hari pertama mereka di bali ingin pergi ke ubud lalu ke pantai pandawa dan ke GWK dan tak lupa malamnya mereka ingin belanja ke Joger. Setelah selesai menyusun Rencana mereka akhirnya bersiap siap untuk pergi ke tempat tujuan mereka. Tempat pertama yang akan dituju adalah ubud, ubud merupakan tempat destinasi wisata bali yang sangat asri dan sejauh mata memandang pun dipenuhi dengan warna hijau tanaman tanaman tumbuh subur dan sangat indah mereka tak meyiakan momen ini untuk mengabadikan gambar mereka bersama sama setelah itu mereka lalu mampir ke tempat makan karena sekarang sudah menunjuk pukul setengah satu dan waktunya untuk makan siang, mereka memilih tempat makan yang lokasinya dipinggir jalan dan dekat dengan tebing pemandangannya sangat indah. Makan siang ini mereka memilih tempat yang menyediakan berbagai macam olahan ikan segar dan berbagai macam sea food. Mereka mulai memilih menu makan mereka dimulai dari andra yang memesan gurame terkak, Nandi yang memesan ikan gurame bakar Nixia dan Revan yang memesang kepiting saus balado dan terakhir Rachel dan axcel mereka memesan kepiting lada hitam dan minumnya mereka memesan es jeruk nipis dengan madu. Mereka menunggu pesanan mereka  setelah beberapa lama makanan yang mereka pesanpun datang mereka langsung memakan makanan mereka setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju pantai pandawa. Di pantai pandawa suhu udaranya sangat panas tapi disana pantainya itu pantai berpasir putih dan sekelilingnya ada tebing tebing batuan kapur karena disana panas banget mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan lagi ke GWK dan setelah itu mereka memutuskan untuk makan malam dan kembali villa. Hari ini adalah hari yang melelahkan untuk mereka seharian didalam mobil sesampainya di villa mereka kemudian mandi. Jam menunjuk pukul tujuh malam mereka ingin berbelanja di jogger malam ini, tapi Aure terlihat sangat kelelahan dengan muka sayunya itu akhirnya mereka pun memutuskan untuk menunda shoping mereka besok karena tidak bisa dipungkiri juga mereka sangat lelah karena seharian ini keliling keliling dan mereka memutuskan untuk istirahat lebih awal untuk memulai perjalanan keesokan harinya. *** Hari ini mereka memutuskan untuk pergi ke panglipuran village yaitu desa adat di bali setelah itu mereka akan pergi ke bedugul dan terakhir melihat sunset di pantai kuta. Mereka mengawali hari dengan sarapan bersama dan langsung memulai perjalanan menuju panglipuran village mereka sangat senang melihat bangunan bangunan adat di sana tertata rapi dan sangat indah mereka berfoto dan mengambil gambar disetiap perjalanan mereka sangat menikmati liburan di bali ini. Bali adalah pulau seribu pura dengan adat yang sangat unik dan membuat orang penasaran dengan adat mereka. Setelah puas berkeliling mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Bedugul, mereka ingin berfoto di pura yang seperti di uang lima puluh ribuan itu . mereka tak menyiakan waktu liburan ini mereka sangat menikmatinya dan senang setelah itu mereka memutuskan untuk membeli makanan disini karena waktu sudah menuju pukul satu siang. Mereka berjalan bersisian saat itu terlihat Aure yang sangat kelelahan dengan wajah yang sudah memucat, karena melihat itu excel pun langsung merangkul Aure “kamu gak apa apa? Kamu pucet banget sayang minum dulu ya?” ucap excel “iya” jawab Aure lemas mereka duduk di kursi tempat mereka memesan makan lalu mereka memesan makan setelah selesai makan Aure pamit ke toilet. Aure tak ingin teman temannya khawatir melihatnya minum obat sebanyak ini, lalu setelah minum obat Aure lalu mencuci mukanya agar terlihat lebih fResh. Aure berjalan menuju tempatnya tadi setelah teman temannya melihat Aure mereka langsung berdiri karena mereka akan melanjutkan perjalanan ke pantai kuta untuk melihat sunset. Perjalanan dari bedugul sampai kuta pun sangat jauh hingga memakan waktu beberapa jam, sampai di kuta sudah pukul lima soRe dan sebentar lagi matahari bakalan tenggelam mereka beRenam berada dipinggir pantai untuk melihat keindahan itu. “punggung aku nyeri banget sih”ucap Aure didalam hati. Excel mengeratkan rangkulannya dipinggang Aure, Aure ingin berteriak tapi ia menahan itu dia sampai meringis menahan sakit di sumsum tulang belakangnya. “sayang”panggil excel “hm” ucap Aure meringis kesakitan “kamu seneng gak?”Tanya excel sambil mengelus elus punggung Aure “seneng banget makasih ya”elusan tangan excel bagai obat mujarab sehingga dapat mengurangi rasa sakit yang diderita Aure, dia sangat bersyukur karna sakit yang dipunggungnya lama kelamaan meReda. Matahari pun mulai pulang keperaduan dan semburat jingga pun menghiasi angkasa excel memeluk Aure erat didadanya dia ingin menyatakan perasaannya lewat pelukan yang dia lakukan. “sayang aku sayang banget sama kamu, I love you”ucapnya sambil mencium kening Aure, tanpa ia sadar ternyata Nandi sudah memfoto kejadian romantic itu, Nandi sangat senang melihat sahabatnya senang. Aure pov . “sayang aku sayang banget sama kamu, I love you”ucapnya sambil mencium kening Aure. “aku juga sayang banget sama kamu”ucap Aure langsung mengeratkan pelukannya didada bidang excel *** Setelah melihat sunset akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke villa dan agenda mereka untuk besok adalah shoping ke Joger dan Krisna. Malam ini excel mengadakan acara barbeque di villanya dia memutuskan untuk mengadakan acara tersebut ditaman belakang villa yang langsung tersambung dengan pantai. Terlihat sangat indah. Jam sudah menujuk pukul delapan malam dan acara barbequepun dimulai. Aure mengenakan sweter warna baby blue dan celana jins warna putih dan dia juga memakai syalnya karena dia takut jika nanti kedinginan. Semuanya sangat senang dan sangat bergembira dengan hal ini dan hubungan Nandi dan andrapun mulai membaik dan mereka sudah jarang saling berteriak dan bertengkar, Nixia yang sangat romantic dengan Revan dan excel yang sangat perhatian dengan Aure. Para lelaki bertugas untuk memanggang dagingnya sedangkan yang perempuan menyiapkan bumbu dan minuman, semuanya menjalankan tugasnya dengan baik hingga setelah satu jam semuanya pun sudah selesai dan tinggal menikamati hidangan yang mereka buat tadi. Aure menggigil merasakan udara dingin yang serasa menembus kulitnya, excel yang melihat itupun langsung membuka jaket yang dikenakannya lalu memakaikannya ke tubuh Aure. Mereka makan dengan disertai candaan dan excel masih setia menyuapi Aure agar dia mau makan, Aure merasa jika akhir akhir ini dia sering merasakan pusing dan nafsu makannya pun berkurang. Kalau excel tidak memaksanya makan mungkin dia belum makan juga. “gentian kamu dong yang makan masa aku terus”ucap Aure pada excel “iya bentar habis kamu terus aku yang makan”ucap excel menyuapkan makanan ke mulut Aure. Tapi diluar yang dipikirkan excel Aure langsung mengambil garpu ditangan excel dan langsung mengambilkan potongan daging dan langsung disuapkan kemulut excel dan perlakuan Aure mengundang gelak tawa dari teman temannya “ehm ehm dunia milik berdue” ucap andra dan yang lainnya pun hanya tertawa “sirik lo”ucap Nandi “ehm ehm bentar lagi perang dunia ke tiga dimulai nih guys”ucap Revan dan diangguki oleh Nixia “hahhahhahhahhahha” Setelah selesai acara berbequean mereka langsung pindah ke home teater untuk menonton film, kali ini mereka memilih untuk menonton film thaialnd yang berjudul PE MAK Phrakanong sebuah film hantu dari Thailand. Sebelumnya mereka menolak untuk menonton film hantu tapi karena Nandi mengotot pengen nonton itu karena pengen ngeliat Mario mAurer sedangkan andra ngotot nonton film itu karena katanya yang jadi hantunya tuh “cantik benerr”ucap andra kala itu. Nixiaa duduk bersisian disampin Revan sedangkan Nandi dan andra berada ditengah dan Aure dan excel pun berada dipinggir. Mereka sangat asik menonton karena tingkah lucu actor dalam film itu, karena sudah kelelahan Aure pun langsung memejamkan matanya dan tidur didekapan excel. Excel yang melihat Aure tertidur pun tersenyum, Aure sangat tenang dalam keadaan tidur seperti ini muka pucatnyapun sangat terlihat cantik, excel sangat bersyukur punya pacar seperti Aure Excel mencium kening Aure lalu mempeRerat dekapannya ditubuh Aure dan samar samar excel pun ikutan tertidur dan teman temannya pun memutuskan untuk ikutan tidur di sofa home teater yang besar ini bahkan untuk sepuluh orangpun masih muat. *** Aure terbangun dari tidurnya dia menggeliat dan hampir berteriak karena ada tangan yang melingkar diperutnya tapi sebisa mungkin dia membekap mulutnya, lalu dia menoleh dan melihat wajah tenang excel pada saat tidur dia mengelilingkan pandangannya melihat teman temannya pun yang sama sama tertidur diruangan ini. Dia perlahan lahan mulai mengarahkan tangannya ke pipi excel dia sangat bahagia memiliki excel dalam hidupnya , excel bagai penyemangatnya untuk melawan penyakitnya. “sudah puas ngeliatin wajah tampanku belum”ucap excel masih dengan memejamkan matanya Aurepun kaget sampai membelalakkan matanya dia malu karena kepergok memandangi excel pada saat tidur seperti ini “ehm ehm engg enggak kok”jawab Aure terbata lalu dia langsung menelusupkan mukanya didada excel karena dia sangat malu. “gak usah malu sayang”ucap excel yang berusaha melihat wajah Aure, tapi Aure sangat erat menempelkan wajahnya didada bidangnya. “udah ah gak usah malu yuk kita bangunin yang lainnya trus sarapan dan kita belanja deh”ucap excel lalu mengecup kening Aure Aure membangunkan Nixia terlebih dahulu lalu membangunkan Nandi sedangkan excel membangunkan andra tapi andra nggak bangun bangun langsung saja excel membangunkan Revan lalu mereka menuju kamar mereka masing masing untuk mandi. Mereka memutuskan meninggalkan andra di home teater karena andra sangat sulit dibangunkan hingga mereka merasa tak sabar menghadapi andra. Setelah selesai mandi mereka pun menuju ruang makan betapa kagetnya mereka melihat andra yang sudah memegang ayam goReng dan akan dilahapnya. Mereka langsung menuju keruang makan “Giliran dibangunin aja susahnya minta ampun eh giliran makan cepet banget lo”sembur Nandi. “lo kayak kagak tau gue aja sih hidung gue kan peka nyium makanan”ucap andra sambil mengunyah ayam goRengnya “jorok banget sih lo telan dulu baru ngomong dodol” ucap Nandi dan langsung ditengahi Aure “udah udah yuk kita sarapan dulu”ucapnya Setelah selesai sarapan mereka ngobrol diruang keluarga dan dengan si andra  yang sudah ngacir ke kamar mandi katanya pengen BAB karena kebanyakan makan. Setelah semua sudah siap mereka langsung menuju ke JOGER  untuk membeli beberapa pakaian khas Bali. Mereka sangat asik berbelanja apalagi si ratu shoping Nandi dan Nixia kesana sini dengan tas yang berisi pakaian yang sangat banyak waktu ditanya katanya buat mama Papa adik pakde budhe oma opa sampai tetangganya dia belikan segala dasar Nandi. Kini mereka sedang berpencar dan akan ketemu lagi di kasir. Aure berjalan bersama excel untuk melihat lihat “kamu pengen beli apa?”Tanya excel  “mau beliin mama Papa sama kakak dong”ucap Aure sambil memilih milih bajunya “aku nanti nitip ya buat keluarga kamu”ucap excel “duh gausah sayang ini udah cukup tau, nih aku nitip nanti kasih ke mama Papa kamu ya?”ucap Aure sambil menyodorkan baju buat mama dan Papa Aure “iya nanti aku sampaiin “ucap excel “kita beli yang kembaran yuk “ajak Aure dan excel pun hanya menganggukan kepalanya Setelah selesai merekapun menuju kasir untuk membayar saat mau membayar excel lagi lagi menyodorkan atmnya karena mau membayar belanjaan Aure tapi Aure langsung menolak itu “ yang belanja kan aku, ya aku yang bayar sayang udah lah gak usah bayarin kemarin udah cukup ya kamu yang bayarin terus”ucap Aure mengembalikan atm excel “duh tapi kan…”belum selesai bicara Aure sudah memotong perkataan excel “gak ada tapi tapian” ucap Aure langsung mengecup pipi excel dan membuat sang empunya kaget dan langsung memunculkan senyum kecilnya dan malahan terlihat sangat tampan “dari tadi orang orang pada liatin kamu sebel dehh aku”ucap Aure menyedekapkan tangan didadanya “duh pacarku cembulu ya? Ayo ngaku? Cembulu ya”ucap excel menggoda Aure dengan nada seperti bayi yang meRengek “ih excellllllll”ucap Aure teriak sambil menghentak hentakkan kakinya yang membuatnya semakin lucu dan membuat excel tertawa sangat keras *** Setelah selesai berbelanja mereka lalu menuju starbuck untuk membeli minum dan mengistirahatkan kakinya yang sudah capek karena kesana sini membeli barang barang di jogger. “duh aku kok pengen makan di warung siam ya ? kemarin aku stalk ig nya behhh kayaknya yahud semua ntuh makanan”ujar Nandi menggebu gebu “hemm bener juga tuh jadi pengen makan makanan Thailand”ucap Aure menambahi “ya udah yuk kita makan siang disana aja”ucap excel lalu berdiri. Mereka langsung menuju tempat yang mereka ingin kunjungi yaitu “warung siam” dengan bantuan mbah google yang menjelma menjadi peta akhirnya mereka bisa sampai ditempat tujuan. Mereka akhirnya memesan berbagai macam makanan Thailand disana dan memang rasanya behhh enak kata si andra sih. Saat excel mau membayar bill makanan tersebut langsung dilarang oleh Revan “biar gue yang bayar broh masa lo mulu”ucap Revan lalu mengeluarkan atmnya “thanks”ucap excel Mereka lalu menuju tempat shoping yang kedua yaitu Krisna pusat oleh oleh khas Bali. Disini juga banyak loh oleh oleh khas dari bali mulai dari kain pantai topi makanan dan bajupun ada semuanya ada disini. Setelah selesai berbelanja mereka langsung menuju ke villa karena pukul delapan nanti mereka akan langsung menuju ke Jakarta. *** Pukul 19.00 Mereka sudah siap dengan koper mereka dan akan bersiap siap di Bandara mereka sengaja tidak makan disini karena akan maakan di MCD aja biar lebih praktis katanya. Mereka sudah sampai di Bandara dan sambil menunggu mereka akan makan dulu disini, seperti biasa yang memesankan mereka makanan adalah si andra dan dia juga yang membayarnya dia juga merasa gak enak karena selama di Bali excel terus uyang membayarkan makanannya. Setelah makanan datang akhirnya mereka memakan makanannay dengan lahap. Pukul 19.45 Mereka berjalan memasuki pesawat pribadi milik excel dan langsung mengudara menuju Jakarta mereka sampai dijakarta pukul Sembilan lebih lima belas menit kemudia mereka langsung pulang menuju rumahnya masing masing dan excel terlebih dahulu mengantar Aure pulang barulah dia pulang kerumahnya.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN