bab 49

2520 Kata

Keesokan harinya Sena sudah bangun satu jam lebih awal dari Gladys, dia hanya membiarkan istrinya tertidur dengan lelap di bawah gulungan selimut tebal itu. hanya terlihat wajah dan rambutnya yang berantakan sedangkan di dalam sana tubuhnya bahkan tidak mengenakan apapun. Sena sudah memesan menu sarapan pagi ini dan dia hanya tinggal menunggu sebentar lagi makanannya akan datang. Dia hanya mengenakan celana pendeknya dan kembali memeluk istrinya yang terlelap. “Kamu sangat cantik sayang” puji Sena. Apa yang dia lakukan kini terganggu adanya bel yang berbunyi, dia tau bahwa makannnya tiba dia segera menutup seluruh tubuh istrinya dan hanya terlihat rambutnya saja. Mana mungkin dia rela tubuh istrinya dilihat oleh orang lain? “Maaf ini sarapannya pak” ucap pelayan. “Oh baik, taruh di m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN