“Sayang buka pintunya gih, excel udah datang kayaknya nanti langsung ajak sarapan aja ya ”
“oke ma” ucapnya langsung menghampiri pintu utama.
Dia berjalan, menuruni tangga dengan lambat entah kenapa tulung rusuk kiri bawahnya terasa sangat sakit dan dia merasakan pusing yang menimpa kepalanya. Tetapi dia tetap melanjutkan langkahnya menuju pintu utama dengan menahan rasa sakitnya. Dia tidak akan menampakkan rasa sakitnya karena dia hanya ingin orang yang disayanginya khawatir, dia hanya ingin melihat semua orang disekelilingnya bahagia, dia tak ingin dikenang sebagai Aure yang pesakitan melainkan dia hanya ingin dikenang sebagai orang yang selalu ceria dalam hidupnya. Entah dia akan bertahan sampai kapan dia hanya bisa berdoa agar Tuhan memperpanjang umurnya.
Aure membuka pintu lalu munculah excel dengan senyumnya lalu dia mengajak excel masuk kerumahnya dan mengajaknya sarapan. Dia duduk disebelah excel dan didepannya terdapat kakaknya yang memakai kaos polo warna putih itu. “mau nasi apa waffle?”Tanya Aure pada excel. “nasi aja deh”ucap excel, lalu Aure dengan cekatan mengambilkannya nasi beserta lauk pauknya. Dia pagi ini hanya makan waffle entah mengapa nafsu makannya sekarang sangat kurang dia pun tak tau akan hal itu.
Setelah selesai makan mereka akan bersiap siap berangkat ke Bandung. “ma waffle nya udah di taruh di kotak makan?”Tanya Aure. “udah sayang, nggak ada yang ketinggalan lagi kan?”Tanya mamanya. “nggak kok mah, Aure berangkat dulu ya?”ucapnya sambil mencium tangan mamanya. Setelah itu dia langsung berpamitan kepada kakaknya “kakAure berangkat ya”ucapnya dan dibalas elusan tangan di dahi Aure “hati hati dek”ucapnya.
Mereka memulai perjalanan ke bandung mereka dengan sangat heboh bagaimana nggak heboh pasangan teraneh dan gila seperti andra dan Nandi datang ke rumahnya Aure dengan menggunakan bajaj, sebenarnya sih gak lucu sih kalau Cuma naik bajaj yang lucunya itu masa andra disuruh nyupir bajaj dan dia berpakaian ala ala bapak bapak yang narik bajaj. Sontak membuat semua temannya ngakak.
Kali ini excel yang mengemudikan mobil yang mereka tumpangi itu, Aure didepan dan mereka bertiga di belakang. Ini baru lima belas menit perjalanan tapi andra sudah heboh sendiri, dia mengeluh lapar dan selalu menyalahkan Nandi “punya pacar gini amat, masa dijemput pakai mobil kagak mau, nyuruh jemput kok pakai bajaj mana bajajnya mogok lagi kan amunisi tadi pagi gue udah lenyap lagi lah, mana kagak dibawain makanan lagi duhh ngenes banget hidup gue” ucap andra dengan ekspResi yang sangat lucu. “oh ternyata dari tadi ngomong panjang lebar ternyata Cuma mau ngomong kalau kamu lapar ndra?”Tanya Aure. “that’s right Re, lo jadi orang peka banget sih? Kagak kayak dia noh”ucapnya sambil melirik Nandi. “nih waffle bawa lumayan banyak sih tapi jangan dihabisin ya?”ucapanya. “oke beb”ucap andra dan langsung dihadiahi deheman keras dari excel. “ rasain lo” ucap Nandi. “udah udah, nah kalian makan aja waffle nya”. Mereka bertiga langsung memakan waffle itu dengan rakus hingga yang melihatnya pun akan geleng geleng kepala karena tingkah ajaibnya.
Ketika sudah setengah perjalanan excel menghentikan mobilnya ke penjual makanan di pinggir jalan ini, mereka langsung keluar dan menuju ke warung itu, mereka makan seperti di tengah sawah karena pinggir pinggir tempat itu ditumbuhi padi disekelilingnya dan sangat menambah keasrian tempat itu. Mereka memilih tempat ini karena memang masakannya sangat enak dan tempatnya juga yang menyenangkan mata, sejauh mata memandang semuanya hijau dan angin yang sepoi sepoi sangat menenangkan jiwa. Warung ini menjual berbagai macam masakan jawa tengah dari mulai urap, cemeding, pecel, oseng kacang panjang, lontong tahu kecap, nasi gandul, soto kemiri, lontong tuyuhan, sego liwet dan masih banyak lagi. Mereka memilih menu yang berbeda karena tadi mereka sepakat agar bisa mencicipi semua menunya entah mengapa mereka tertarik mungkin karena namanya yang unik entah karena penasaran dengan rasanya.
Mereka berselfi sambil menunggu pesanan datang, semua momen yang mereka lakukan pasti akan di abadikan karena mereka juga nggak tau apakah mereka nanti akan bisa seperti ini lagi apa nggak mereka hanya bisa berharap mereka akan bisa bersama sama sampai tua kelak.
Setelah menungu akhirnya pesenan mereka datang juga, mereka sangat penasaran dengan yang namanya Cemeding dan Urap, saat pertama kali makanan mereka datang mereka langsung bertanya kepada pelayan tentang mana yang dinamakan cemeding dan urap. Setelah tau mereka langsung mencoba masakan itu, Andra yang pertama kali mencoba pun langsung terdiam tau tau harus mengungkapkan bagaimana rasa cemeding itu, manis asam dan gurih sangat pas dilidah dan lalu dia mencoba urap masakan dari sayuran yang dicampur dengan kelapa parut yang sudah berbumbu entah Andra emang yang gak tau rasa masakan atau gimana tapi menurut dia memang rasanya sangat enak. Mereka lalu memakan makanan itu dengan canda tawa yang tak pernah lepas dari bibir mereka.
Setelah selesai makan mereka langsung melanjutkan perjalanan untuk menuju Bandung, sebentar lagi mereka akan sampai di villa andra dan memang benar banyak kebun strawberry disini, membuat netra Aure terbelalak kesenangan dia sudah membayangkan bagaimana buah merah nan kecil itu masuk kedalam mulutnya rasa asam beserta manis langsung bercampur dengan enzim di mulutnya.
Mereka keluar dari mobil dan langsung menuju ke dalam villa, matahari pun mulai tenggalam dan meninggalkan berkas kemerahan sangat indah dan sangat enak untuk di pandang. Aure bersiap siap untuk pergi menuju kebun dia memakai jaketnya dan topinya lalu dia mulai berjalan keluar villa untuk menuju kebun itu hingga suatu suara yang sangat dihafal luar kepala menginterupsi jalannya “mau kemana?”tanyanya. “mau ke kebun”ucapnya sambil membalikkan badannya. “ini udah soRe, kamu istirahat aja dulu tadi aja habis perjalanan yang lumayan jauh. Apa kamu udah minum vitaminmu? Besok aja ntar aku temenin deh metik strawberry sepuas yang kamu mau”ucap excel. Aure mendekati excel dan menjentikkan jari kelingkingnya “promise?”ucapnya sambil tersenyum. “promise”ucap excel sambil menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Aure.
Excel mengajak Aure untuk masuk kedalam karena dia merasa udara disini sangat dingin dan tidak baik untuk kondisi kesehatan Aure. Excel berjalan sambil memeluk Aure dari samping seakan tak mau berpisah dari Aure.
SoRe yang dingin ini dimanfaatkan mereka untuk berkumpul di ruang tv, mereka menonton film dan ngobrol ngobrol. “eh lo ini kan hari pengumuman yang lolos lima puluh persen yang masuk SNMPTN coba cek deh”ucap Andra.
“eh iya ya, coba cek”ucap Nandi dan semuanya langsung mengecek hasilnya lewat ponsel pintar mereka.
“gue kagak lolos nih”ucap Andra lesu lalu disusul oleh Nandi dan Nixia “gue juga”ucap mereka bersamaan “lo gimana Re?”Tanya Nandi. “gue juga nggak lolos”ucap Aure menunduk. Excel yang melihat itu langsung menenangkan Aure “yang sabar ya mungkin belum Rezekinya tetep berjuang buat SBMPTN jangan patah semangat”ucap excel kepada Aure. “btw lo jadi daftar apa xel?”Tanya Nandi. “pengennya sih kedokteran”ucap excel. “cie semangat ya, kalau udah jadi dokter harus semangat buat nyelamatin nyawa orang lain.”ucap Aure pada excel. “iya dong, apalagi kalau didampingi kamu terus mungkin makin semangat lah aku” ucap excel menggoda Aure. “seandainya nggak ada aku disamping kamu, kamu tetap harus semangat untuk meraih cita citamu ya? Jangan pernah putus asa untuk mewujudkan itu? Promise?” ucap Aure dan semuanya pun terdiam. “maksud kamu? Kamu ngomong apa sih?”Tanya excel. “maksud aku itu, kita kan nggak tau ya? Umur seseorang itu sampai kapan? Yang aku mau sih selalu ada disamping kamu tapi kalau tuhan berkehendak lain kita bisa apa? Aku sih selalu berharap biar kita bisa panjang umur dan selalu bersama sama seperti ini”ucap Aure panjang lebar.
Nandi dan Nixia yang mengetahui kenyataannya pun langsung merasa sedih bagaimanapun juga Aure mungkin tidak akan bisa bertahan dengan penyakit yang dideritanya ini, mereka hanya bisa berdoa agar sahabat yang mereka sayang akan bisa bertahan lebih lama dan tetap diantara mereka.
“aku juga selalu berharap begitu semoga kita bisa selamanya seperti ini”ucap excel dan langsung diamini Aure dalam hati.
Mereka lalu melanjutkan acara mereka untuk menonton tv, Aure tiduran dipaha excel sedangkan excel tetap focus dengan kegiatannya menonton tv sambil memainkan rambut Aure. Tiba tiba suara Nixia mengagetkan mereka “eh cuy Revan mau kesini nggak Papa kan ya? Soalnya dia habis dari rumah neneknya ya aku suruh mampir kesini aja lah”ucap Nixia . “iya nggak Papa kok”ucap andra
“pinjem hp dong?”ucap Aure manja
“nih”ucap excel sambil memberikan hp nya kepada Aure.
“kamu udah ijin belum sama mama kamu?”Tanya Aure pada excel
“ehm udah”ucapnya pelan dan ragu ragu
“duh udah mulai pinter bohong ya?”Tanya Aure sambil mencubit pinggang excel. “ya udah aku telpon mamamu ya?biar sekalian kamu ijin”ucap Aure meminta saran
“iya terserah kamu aja”ucap exel
“ih kamu mah gitu, seharusnya kamu harus ijin dulu dong kalau mau pergi ntar kalau mamamu khawatir gimana? Dulu kan aku udah pernah bilang, rubah sikap kamu yang cuek sama sekitar. Ingat nggak?”ucap Aure pada excel
“iya iya, kamu tau kan ngerubah itu juga butuh waktu lama”ucap excel
“iya, aku tahu kok kamu juga seharusnya lebih perhatian sama mama kamu oke? Jangan jadi excel yang dingin dan tak tersentuh seperti dulu lagi okai?”ucap Aure pada excel
“iya sayang aku janji”ucapnya.
Lalu setelah itu Aure menelpon mamanya excel “iya xel kamu dimana?”ucap mamanya disebrang sana. “hallo tante ini Aure, gini excel sedang di bandung sama aku Nandi Nixia dan andra tan ini divillanya andra. Maaf ya tan excel belum ijin sama tante, emang sih susah banget dibilangin buat nggak cuek eh dia masih dingin aja kayak gitu”ucap Aure panjang lebar. “iya memang Re, tante berharap sih excel bisa berubah nggak cuek dan lebih perduli lagi”ucap mamanya excel terlihat sedih. “jangan sedih tante, semoga aja Aure bisa buat excel untuk lebih baik lagi”ucap Aure mantap.”iya sayang makasih ya, tolong sampaikan sama excel mama sayang banget sama dia”ucap mamanya diakhir percakapannya.
Lalu Aure ngomel kepada excel “tuh dibilangin apa? Mama kamu pasti khawatir banget, kamu sih kayak gitu”ucap Aure pada excel. “iya maaf”ucap excel. “tau nggak tadi mama kamu ngomong apa sama aku?”Tanya Aure.” Emangnya mama bilang apa?” Tanya excel. Aure langsung bangun dari tidurnya dan mencoba membisikki suatu kalimat ditelinga excel “mama kamu sayang banget sama kamu,jangan sampai kamu kecewakan mama kamu ya sayang?” ucap Aure
“iya aku janji, aku akan berubah untuk dua orang wanita yang paling aku sayang yaitu kamu dan mamaku”ucapnya berbisik ditelingaku
“ehm ehm bisik bisik tetangga kini mulai terdengar ditelingaku”ucap andra nyanyi seperti kaleng rombeng dan sontak membuat mereka semua tertawa. Aure lalu kembali ke posisi awal Rebahan dip aha excel sambil memainkan hp excel dia membuka aplikasi i********:.
“oi gue keluar bentar ya? Revan udah diluar soalnya”ucap Nixia pamit
“oke bos”ucap Nandi.
Nandi dan andra memang pacaran tapi mereka tidak seperti orang pacaran seperti umumnya, mereka malahan sering bertengkar tapi itulah mereka, mereka berbeda dan itulah yang membuat hubungan mereka berbeda dan tetap awet sampai saat ini.
“sayang aku mau upload foto ini di ig mu ya?”Tanya Aure minta ijin pada excel. “foto yang mana?”Tanya excel. “yang ini lho? Waktu kita jalan waktu soRe itu? Langitnya bagus banget”ucap Aure. “iya sayang ya udah upload aja, lagipula gambarnya bagus juga kok”ucap excel pada Aure.
Lalu diunggahlah foto itu dan tak lupa untuk menandai Aure dalam foto itu, di berinya caption “langit aja tersenyum beigtu indahnya melihat kebahagiaan kita berdua” lalu setelah itu dia menutup aplikasi i********: excel dan mulai mengikuti alur cerita film yang mereka tonton sebelumnya.
“xel?”ucap Aure
“iya?” excel menundukkan wajahnya untuk melihat Aure yang sedang memanggilnya
“aku pengen makan”ucapnya pelan “pengen makan sate ayam”tambahnya lagi
“sate ayam? Aku nggak tau belinya dimana sayang lagian juga udah malam banget”ucap excel dan membuat Aure cemberut seketika.
“jangan marah dong, iya kita beli sekarang”ucap excel membuat Aure bahagia seketika
“makasih sayang”ucapnya
“ndra lo tau nggak yang jualan sate ayam di sekitar sini?”Tanya excel pada andra
“kayak ngidam aja broh, lagian udah malam banget nih buka apa nggak ya? Emang siapa sih yang minta?”Tanya andra
“nih istri gue lagi ngidam kayaknya, bener nggak sayang?”ucap excel sambil mengelus elus perut rata Aure.
“iya nih, dedek bayinya laper pengen makan sate ayam”ucap Aure menirukan suara bayi
“HAH”ucap Nandi dan andra bebarengan “LO BENERAN HAMIL?”
bersambung