Gladys-Sena Sena kasihan melihat istrinya yang terlihat sangat kelelahan karena perbuatannya siang tadi, Sena lalu menelpon Pak Kim dia ingin meminta tolong agar pak kim bersedia menyiapkan makan malam romantic untuknya dan istrinya nanti. Sena masih mengelus kepala istrinya yang masih berbaring Nyaman di dadanya. Udara dingin ini bahkan tidak terasa di kulitnya karena gesekan antara kulitnya dan kulit istrinya yang terasa sangat hangat ini. Tak lama kemudian kini Gladys mulai bergerak dalam pelukan suaminya, dia merenggangkan tubuhnya dan mulai menatap suaminya yang kini bahkan sudah tersenyum ketika melihatnya. “Mas, udah bangun dari tadi? Kok ga bangunin aku?” ujar Gladys pada suaminya. “Mana mungkin aku tega bangunin kamu yang tertidur sangat lelap seperti ini sayang?” jawab Se

