Pagi pun tiba gadis cantik berperawakan mungil pun sudah siap dengan seragamnya sambil membawa tas nya ke sekolah. Hari ini Aure semangat sekali pergi ke sekolah ya you know lah karna apa. Hanya Excel satu satu nya yang membuat Aure semangat seperti ini.
Setelah siap Aure langsung turun ke bawah untuk sarapan, Aure sarapan dengan lahap tak menghiraukan rasa pahit yang mendominan di bibirnya. Setelah sarapan akhirnya Aure berpamitan kepada ortunya.
Tak gampang minta ijin ke keluarganya untuk pergi kesekolah. Aure masih sangat butuh istirahat tapi dasar Aure dia tetap pergi ke sekolah dianter supirnya. Saat mau masuk ke mobil Andrew langsung mencekal tangan Aure. Andrew menawarkan diri ingin mengantar Aure. Andrew masih sangat takut jika terjadi apa apa dengan Aure.
Setelah proses bujuk membujuk agar Aure tidak ngambek Akhirnya Aure mau dianter Andrew. Hanya ada keheningan di suasana perjalanan ke sekolah. Tiba tiba Andrew bersuara
"jangan kecapekan kamu dek ingat obatnya di minum, jangan telat makan siang oke?" Ucap Andrew
"siap kak"ucap nya sembari menegakkan tangan seperti hormat kepada bendera
***
Aure menyusuri lorong sekolah dengan perlahan. Menapakkan kaki mungilnya dengan hati hati. Aure menuruti perintah keluarganya, dia tak boleh capek dan harus selalu minum obat. Dia akan selalu mengingat itu, dia tak ingin melihat orang yang dia sayang sedih.
Tak terasa Aure pun sampai dikelasnya. Aure mengedarkan pandangannya kesegala penjuru kelasnya matanya membelalak dia melihat Excel yang sedang membaca buku ensiklopedi yang terlihat tua dan sangat tebal .
Perlahan kaki mungilnya melangkah ke tempat Excel.
"hai selamat pagi"ucap Aure.
Excel yang merasa di sapa hanya melihat Aure sekilas lalu memfokuskan pandangannya lagi ke buku itu.
"hai di sapa bukannya membalas malah dia acuhin" ucap Aure sambil bersedekap.
Excel hanya melihatnya sekilas. Lalu dia menutup bukunya dan pergi meninggalkan kelas sambil membawa bukunya.
Aure yang melihat itu langsung cemberut dan menghentak hentakkan kakinya menuju kakkunya. Dia sangat kesal dengan perlakuan Excel. Tapi dia tak akan pernah menyesal dia akan mencoba mendapatkan Excel. Dia tak akan pernah menyerahh "fighting Aure"ucap Aure pelan.
Karena jam segini masih sepi dia langsung menuju ketempat loker Excel, dia lalu memberikan Coklat kesukaan Excel di lokernya. Dia bisa dengan mudah mempunyai kunci duplikat loker Excel karena Om nya, selagi dia tidak melakukan hal yang akan merugikan orang lain om nya akan setuju itu. Aure lalu memasukkan surat lagi disana
Hai Ice Man, dasar cowok nyebelin dan keras kepala!!! Aku nggak tau surat yang aku berikan kamu baca atau malah kamu buang tapi aku akan terus mengirimkan ini karena apa? Aku selalu berharap kau akan mengingatku mengingat kita dulu.Tolong ya makan coklatnya aku tau kamu suka coklat ini jangan di buang karena ini coklat mahal hehehe.
Dariku yang selalu mengagumimu_ M
***
Excel keluar kelas dengan membawa ensiklopedinya yang tebal itu. Dia kesal karena sejak dari tadi gadis itu selalu mengganggunya. Karena kesal akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke perpus pagi pagi buta seperti ini karena waktu jam segini tak akan ada banyak orang di perpus.
Excel berjalan gontai menuju perpus, sekali kali dia membenarkan letak bukunya yang hampir melorot . Dia membuka pintu perpus dengan perlahan lalu dia manuju kakku favoritnya. bangku paling ujung agar tak ada banyak orang yang melihatnya.
Excel sangat terkenal di kalangan murid ini. Bahkan denga terang terangan ada yang mengajak dia agar menjadi pacarnya. Tapi semua itu tak berhasil, Excel bahkan mengacuhkannya dan melanjutkan membacanya.
Excel suka tempat damai nan tenang seperti ini. Dia seakan akan menikmati kehidupan datarnya. Sekolah pulang kerumah sekolah lagi. Bahkan dia tak sempat bersenang senang , seakan hanya bukulah yang membuatnya senang tak heran jika dia selalu menempati posisi pertama.
Excel pov
Aku seperti pernah melihat itu mata indah yang selalu bebinar bahagia dan seakan aku pernah mengenalnya
Siapa dia? Apakah dia bagian dari masa laluku yang hilang karena kecelakaan itu?
Kenapa dia membuatku berdebar? Sampai berkata saja sulit untuk ku ungkap.
Excel bertanya tanya dalam hatinya.
Dulu pada saat kelas satu smp Excel satu kelas dengan Aure. Excel pernah suka dengan Aure tapi waktu itu Aure tiba tiba pergi tak ada kabar sehingga ia melupakkan Aure secara perlahan.
Tapi tak bisa ia pungkiri rasa yang bersarang didadanya pun masih sama masih suka dengan dia. Walau dia tidak tahu siapa diasebenarnya tapi dia selalu membuat hatinya berdebar keras hingga dia tak sadar sikap nya itulah yang terlihat dingin di mata gadis itu. Excel masih bingung dengan apa yang dirasakannya perasaan suka atau perasaan kagum semata.
Pov end
Disisi lain Aure sedang melamunkan hal hal yang sering menimpa pada dirinya mulai dari penyakitnya yang semakin parah dan Excel yang dari dulu sampai sekarang tak pernah melihatnya. Dia sedih dengan keadaan yang menimpanya saat ini disaat dia mulai berjuang melawan penyakitnya seakan akan sebagian dari dirinya memaksakan untuk menerima semua takdir yang sudah di siapkan oleh sang maha kuasa. Semua kenyataan ini sangat menyakitkan baginya. Dia tidak ingin keluarganya sedih karena keadaannya yang tak kunjung membaik tetapi malah semakin kesini keadaannya semakin memburuk. Aure selalu bersabar dengan semua cobaan yang menerimanya dia hanya mengambil sisi poSitive dari segala hal yang bahkan sangat menyakitkan. Dimulai dari hidupnya dan kisah cintanya yang sampai saat ini masih abu abu, tak pernah jelas kapan takdir mempersatukaan dengan orang yang disukainya. Andaikan dia memiliki keberanian yang super extra dia pasti sudah berteriak didepan Excel
‘’aku sungguh mencintaimu, sampai sekarangpun hatiku masih untukmu. Tapi apa kamu tak pernah melihatku? aku bagaikan makhluk yang tak kasat mata yang terdengar mengemis cintamu. Aku masih berjuang disini, karena apa? Aku masih berharap suatu saat kamu akan menerima uluran tanganku dan menyambutku dengan senyuman yang sangat menenangkan hati. Aku tak pernah lelah menunggu saat saat itu. Kecuali satu saat tuhan tak mengijinkan itu terjadi mungkin aku sudah tak ada didunia ini’’
Batin Aure pilu
***
Dering bel menyadarkan Aure dari lamunannya dia sampai tak sadar jika dia sudah melamun terlalu lama sampai tak menyadari jika kelaspun sudah terisi ramai dengan siswa siswi kelas tersebut. Aure menghembuskan nafasnya lelah. Dia harus kuat menjalani semua ini dia tak ingin melihat saudara dan orang tua serta sahabatnya sedih dengan keadaannya. “ ganbatte Aure-san’’ ucap Aure nyaris seperti bisikan yang hanya dapat didengar oleh dirinya sendiri, lantas dia langsung membuka tasnya dan langsung mengeluarkan buku untuk mapel jam pertama tersebut. Saat dia telah mengambil bukunya dan akan diletakkan di mejanya, dia tiba tiba melihat Excel datang dari pintu masuk dan langsung meminta ijin kepada guru karena keterlambatannya datang ke kelas pagi ini. Setelah mendapat ijin dari gurunya akhirnya Excel duduk dikursinya dan langsung mengeluarkan bukunya, mengikuti pelajaran dengan baik tanpa adanya kegaduhan.
Excel semakin hari semakin bertambah ketampanannya guratan wajahnya yang tampan dan terlihat lebih dingin tetapi hal itu juga yang menyebabkan dia bertambah tampan secara bersamaan. bahkan dari dulu saat mereka bertemu Excel masih sama, masih terlihat ganteng bedanya, dulu Excel sering tertawa dan sekarang senyumpun seakan tak pernah .
“selamat siang anak anak” Aure mulai tersadar saat guru mata pelajaran yang terakhir keluar dari kelasnya dan sekarang semua anak sedang bersiap siap untuk pulang kerumah.
Aure yang juga akan pulang dengan 2N mereka langsung menghampiri Aure bercakap cakap membicarakan segala hal. Tapi sebelum mereka sampai di pintu suara baritone menginterupsi langkah mereka, mereka bertiga membalikkan badannya dan betapa kagetnya ternyata Excel lah yang memanggil Aure tadi.
“hari ini latihan! ” ucap Excel masih dengan wajah datarnya
“eh iya,sory tadi aku lupa. Ehm ya udan nan nix kalian pulang aja dulu ya” ucap Aure dengan senyum manisnya
Tanpa berkata apapun Excel langsung berjalan melewati Aure dan langsung menuju ruang music di NUSA BANGSA. Setelah Excel melewatinya langsung aja Aure berjalan di belakangnya. Tanpa Aure sadari ternyata dia sudah sampai di depan ruang music dan lelaki tampan disebelahnya langsung membuka pintu masuk ruang music tersebut.
“kamu bisa nyanyi?” Tanya Excel
“ehmm gak , eh maksudku suaraku gak terlalu bagus”ucap Aure
“ya sudah, kamu nyanyi dan nanti aku yang main piano aja gimana?”usul Excel
“oke”ucap Aure
Setelah diskusi akhirnya mereka akan membawakan lagu I love the way you love me . Excel menarikan jarinya dengan lincah untuk bermain piano tersebut dan Aure langsung memulai awal nyanyinya
I like the feel of your name on lips
I like the sound of your sweet gentle kiss
The way tht your fingers run through my hair and how your scent lingers even when you’Re not theRe
I like the way your dance when you lough
And how you enjoy a two hour bath
The way you convinceme to dance in the rain
With everyone watching like we weRe insane
And I love the way lou love me
Strong and wild, slow and easy
Heart and soul, so completely
I love the way you love me
“ok, minggu depan latihan lagi”ucapnya lalu berlalu meninggalkan aure yang masih terpaku. Membuat aure bertanya Tanya ‘setakpantaskah aku buat kamu xel?” batinnya menangis melihat kenyataan itu.
***
Excel menuju lokernya untuk mengambil buku fisika yang tertinggal di lokernya, jam segini sudah sepi karena memang udah setengah jam yang lalu bel berbunyi. Excel membuka lokernya lalu menemukan surat lagi dia lalu membacanya setelah membacanya dia lalu menaruh surat itu didalam tasnya dan mengambil coklat itu. Dia berjalan gontai sambil memakan coklat itu, dia memang tidak berniat membuang coklat itu memang karena dia suka dan coklat ini lumayan mahal kasian juga yang ngasih kalau nggak dimakan coklatnya. Disisi lain ada seorang gadis yang tersenyum melihat Excel memakan coklat itu “setidaknya kamu mau memakan coklat pemberianku”ucapnya dalam hati lalu dia menuju gerbang karena kakaknya sudah menjemputnya untuk pulang.
Diperjalanan pulang dia melihat toko bunga dan dia ingin membeli mawar putih untuk Excel “kak aku pengen ke toko bunga itu, nggak papa kan?”tanyaku pada kak Andrew. “okai emang buat apa dek?”tanyanya setelah memakirkan mobilnya dihalaman toko bunga itu. “adadeh kakak kepo banget, yuk temenin aku kesana kak hehhe sekalian bayarin ya”ucapnya terkekeh. “sudah kuduga pasti ada maunya”ucap kakaknya semakin membuat Aure terbahak.
Mereka memasuki toko bunga itu, Aure langsung memilih mawar putih yang bunganya terlihat masih segar dan bagus. Setelah selesai dia langsung menyuruh pelayan toko itu untuk merangkainya. Lalu dia juga memilih mawar hijau untuk diberikan kepada mamanya. Setelah selesai dia langsung pulang menuju rumah tercintanya “hai haiii princess pulang”ucapnya saat mamanya membuka pintu “ini buat mamaku tercantik”ucapnya sembari memberikan rangkaian bunganya untuk mamanya dia lalu mencium pipi mamanya dan langsung pamit menuju kamarnya sampai sana dia langsung menulis ucapan untuk ditaruh dibunganya.
Senyummu penyemangatku mr.Ice
Dari yang selalu mengagumimu .
Setelah itu dia langsung menyimpan bunga itu agar besok tidak layu. Dia mulai berganti baju dan menuju ke dapur untuk meminum air tak lupa juga dia makan siang. Tapi sebelum itu dia malahan pengen makan ramen, lalu dia mengajak mamanya pergi ke Mall untuk berbelanja sekalian makan ramen.
“mama ke mall yuk, aku pengen Ramen dan pengen belanja sama mama”ucapku pada mama yang sedang nonton tv
“ya udah mama siap siap kamu juga ya”ucap mamanya lalu berjalan menuju kamarnya. Dia lalu menuju kamarnya untuk berganti pakaian, dia memilih memakai celana jeans putih atasan kaus warna navy dan tak lupa dia memakai jaketnya. Dia membawa slingbag warna navy dan memasukkan iphonenya disana tak lupa dia memoles wajahnya dan memakai lip balm love nature cherry.dia lalu memakai parfum kesukaannnya, setelah dirasa cukup dia lalu menghampiri mamanya yang sudah menunggunya di ruang tamu “mah berangkat yuk” mamanya tersenyum melihat Aure sangat bahagia seperti ini “kamu udah minum obat kan?”Tanya mamanya “udah mah, kakak nggak ikut ke mall?” Tanya aure sambil membenarkan rambutnya yang menutupi wajahnya. “kakak tadi habis nganter kamu dia ke kantor lagi, katanya sih ada meeting”lalu mereka berangkat ke mall diantar sopir “mah nanti aure pengen beli sepatu boleh ya?”Tanya aure pada mamanya “oke sayang”ucap mamanya.
***
Aure menggandeng tangan mamanya untuk ke took sepatu di mall itu. “mamah Aure pengen beli sepatu Nike yang Sky Dunk boleh ya?” Tanya aure sekali lagi “boleh sayang, coba Tanya sama penjaganya yam amah tunggu disini sekalian milih buat kakak kamu”ucap mamanya.
Setelah selesai mereka langsung menuju ke tempat makanan jepang untuk membeli ramen. “mah aure nggak jadi pengen makan ramen, malahan sekaang pengen ke restoran yakiniku gitu heheehe lagi pengen makan korea BBQ versi jepang deh ma boleh ya?”ucapnya sambil menggandeng mamanya. “yaudah yuk langsung aja kita cari restoran jepang yang ada BBQ nya” setelah mencari mereka akhirnya menemukan makanan yang diinginkan aure di Mall ini mereka lalu memesan makanan itu.
“mama foto yuk”ucap aure mengajak mamanya berfoto mereka lalu berfoto untuk mengabadikan momen saat bersama mama tercintanya. Aure berfoto sambil mencium pipi mamanya. Lalau saat mereka berdua ketawa ya semua tersimpan dalam gambar yang mereka abadikan.
“mah, mama mau beli apa?”ucap aure disela makannya
“mama tadi pengen beli tas sih”ucap mamanya sambil meminum ocha
“oke deh ma nanti kita ke toko tas ya”ucapnya pada mamanya
Setelah mereka selesai mereka langsung membayar makanan mereka dan menuju ke took tas untuk mamanya. Mereka memilih mana tas yang cocok untuk dipakai oleh mereka. “re, menurutmu bagus yang mana sayang?”sambil menunjukkan tas yang dia pegang “ehm menurut aku bagus yang ini mah, lebih kelihatan elegant yang itu mah kelihatan mencolok banget warnanya nggak cocok buat mama” ucapnya memberikan pendapat “ehm ya udah deh mbak jadinya yang ini aja”ucap mamanya memberikan ta kepada penjual itu.
“mah mampir ke tempat pizza yuk? beliin kakak”ucap aure member usul
“oke sekalian beliin pak supir biar dimakan sama pak satpam nanti”ucap mamanya mereka lalu menuju ke tempat pizza untuk memesan pizza dengan topping tuna kesukaan kakaknya. Setelah selesai mereka langsung pulang karena ini sudah jam delapan.
***
“pak ini buat bapak sama pak satpam”ucap aure kepada pa Budi
“oh iya neng makasih”ucapnya
“sama sama pak”aure lalu masuk ke dalam rumah menyusul mamanya dia melihat kakak nya yang sedang menonton tv di ruang keluarga lalu menghampirinya “kak ini pizza kesukaan kakak”ucapnya sambil memberikan pizzanya kepada kakaknya “makasih dek”ucap kakaknya sambil mencium pipinya “kamu belanja apaan kok banyak banget”ucap kakaknya melihat belanjaan adek dan mamahnya yang tergeletak di sofa “hehhhehe, tadi aku beli sepatu kakak juga di beliin mama kok nih coba”ucap aure memberikan sepatu untuk kakaknya. “mamah mana kak?”tanyanya . “mamah ke dapur ngambil minum”ucap kakaknya sambil sibuk mencoba sepatu barunya “uwih keren dek, kamu beli sepatu apa?”tanyanya “ini sepatunya” ucapku pada kak Andrew. “Re minum obatnya dulu sayang”ucap mamanya sambil membawakan obat aure beserta minumnya. “makasih ma”ucap aure sambil meminum obatnya. selesai meminum obat aure langsung meminta pizza pada kakaknya “loh kak papa pulang kapan?”Tanya aure dan tak lama kemudian terdengar suara derum mobil tin tin tin “itu papa pulang”ucap kakaknya “aish kakak mah kebiasaan kalau udah seru nonton aku diacuhin”ucap Aure cemberut lalu dia menghampiri ayahnya yang baru pulang kerja “hai papa, tadi aure habis ke mall loh sama mama buat ngehabisin uang papa”ucap aure disertai cengirannya “nggak papa dong ya, kan papa sama kakak kerja buat mama sama kamu sayang. Bener nggak ndrew?”ucap papanya “betul pah”ucap Andrew yang masih sibuk dengan pizza nya itu. “kamu istirahat aja ya besok sekolah kan ?”ucap papanya pada putri kesayangannya itu. “oke pa good night ucapnya sambil mencium pipi mama dan papanya.
***
“good morning everyone” ucap aure dengan membawa tas ditangannya
“tumben udah siap dek”ucap Andrew yang sedang mengambil air di lemari pendingin.
“yak an aure pengen berubah tau, masa aku bangun siang mulu?”ucapnya sambil meminta minuman dingin yang dipegang kakaknya
“no kamu minum ini aja”ucap kakakknya sambil menuangkan air digelas untuk aure.
“makan dulu yuk, mama mau manggil papa dulu”ucap mamanya
Mereka lalu mengambil sarapannya menu kali ini adalah nasi goreng dengan ayam goreng. Setelah papanya sampai dimeja makan akhirnya mereka mulai sarapan. Setelah sarapan mereka langsung berangkat “eh kak, bunganya ketinggalan aku ambil dulu”ucap aure langsung pergi menuju kamarnya setelah mengambil bunga itu dia langsung menghampiri kakaknya yang sudah menunggunya “ayo boss lanjut,”ucap aure disertai cengirannya.
“buat siapa sih dek?”Tanya kak Andrew
“buat someone lah kak, kepo banget sih”ucap aure
“cie yang jatuh cintrong”ucap Andrew mengacak acak rambut aure
“yee biarin” aure turun dari mobil karena mereka udah sampai di sekolahan dia mencium punggung tangan kakakknya “aure berangkat ya kakakku sayang jangan lupa jemput awas loh”ucapnya.
“siap bosku”ucap Andrew lalu membunyikan klaksonnya lalu mulai menjalankan mobilnya
***
Aure berjalan menuju loker excel, sekarang masih jam enam lebih seperempat jadinya belum ada orang disekitar sini. Dia membuka loker excel lalu menaruh bunga itu disana , lalu dia buru buru menutupnya dan pergi dari sana.
“waah deg degan mulu udah kayak maling aja takut ketahuan”ucapnya dalam hati
Dia lalu menuuju ke kelasnya dan membaca novel kesukaannya jam sudah menunjuk pukul tujuh dan bel pun sudah berbunyi tapi excel belum muncul batang hidungnya juga. Karena khawatir dia mencoba nge line excel
Xel kamu dimana?(delete)
Xel kamu nggak masuk ?(delete)
Excel lo dimana?(send)
Detik pertama, kedua dan sampai dua puluh menit belum ada balasan dari excel “kamu dimana sih xel” ucap aure dalam hati. Lalu dia mencoba mengabaikan itu dan focus dengan pelajaran yang diajarkan bu dina.
***
Bel pun berbunyi aure dan 2N menuju kekantin untuk makan, sesampainya disana dia memilih bangku yang paling pojok “aku pesenin dong hihihi”ucap aure pada nixia “pesen apa re? bakso?”dan hanya diangguki aure “eh iya minumnya es the tawar”nixia hanya mengacungkan jempolnya “lo pesen apa nan?”Tanya nixia “gue mpek mpek jangan lupa bilang yang pedes ye, thanks lo hihi”nandi terkik “woke tunggu ye, gue mau berjuang di tengah lautan manusia yang kelaparan”ucap nixia alay bin lebay.
Tring
Bunyi notifikasi ponsel aure, dia lalu membuka ponselnya “nan, excel balas line gue”ucap aure membuat nandi kepo “mana lihat ?”
Gue,nggak masuk_excel
Kamu sakit ya? Kamu nggak kenapa kenapa kan? _aure
Nggk_excel
“bener bener ye dia malahan persis es di kutub balas aja nggak nyampe lima kata cuy, sabar aja dah kalau jodoh nggak bakalan kemana kok”ucap nandi menyemangati aure.
Ya udah get well son ya J_ aure
(read)
“kya di read doing, tapi gapapalah udah seneng dibalas excel cihuy”ucap aure sambil mememeluk nandi
“oi ada apa kok seneng banget aure?”Tanya nixia yang datang membawa pesanan
“chatnya dib alas excel dia, lo tau nggak excel aja balasnya nggak ada lima kata gitu bener ya mungkin dia kelamaan dikutub utara makanya ikuta membeku hahahhah”tawa nandi membahana hingga membuat anak anak lain disekitarnya melihatnya
“malu maluin lu ah. Maaf ye teman teman biasa dapat lotre dia” ucap nixia pada siswa lainnya
“udah yuk makan aja hahaha seneng banget nih aku tau”ucap aure
bersambunggg