Kecupan

1910 Kata

Nayanika memantulkan cahaya lembut pagi itu. Menembus dari kisi-kisi pintu dan jendela kediaman Hill. Pagi yang hangat setelah kekacauan tadi malam. Joice dengan tegap berjalan menuju kamar Nyonya Maggie, dia mengetuk pintu beberapa kali lalu membuka pintu begitu Nyonya Maggie menyuruhnya masuk. "Selamat pagi, Nyonya," Joice membungkuk. Nyonya Maggie yang baru saja selesai memakai anting di telinga kirinya menatap cermin tanpa berkedip. "Mengapa kau kesini pagi-pagi begini?" tanya Nyonya Maggie tanpa melihat kearah Joice. "Rosie sudah bangun, Nyonya. Dia terlihat baik-baik saja." "Untuk apa kau memberitahuku? aku tidak peduli dia mau bangun atau tidak." "Karena tadi malam Nyonya terlihat cemas, dan menemani Rosie hingga subuh, mungkin nyonya perlu tau kabar Rosie pagi ini, agar Nyonya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN