"Paman, Ibu tak mau bangun. Aku sudah membangunkannya tapi Ibu tidak bergerak!" Oliver terbelalak. Dia segera berlari memasuki rumah dan memeriksa keadaan Baekie. "Baekie, kau kenapa? Baekie bangunlah!" Baekie meringis, keringat dingin membasahi tubuhnya. Oliver panik lalu menggendong Baekie ke mobil. "Rosie, ayo ke rumah sakit." Rosie segera berlari mengikuti Oliver. Oliver menancap mobilnya dengan kecepatan penuh, "Baekie ... bertahanlah, aku mohon." Hanpir satu jam Oliver mondar-mandir di lorong rumah sakit menunggu kabar keadaan Baekie. Rosie menatapnya lekat, lalu menyentuh tangan Oliver. "Paman, Ibu baik-baik saja kan?" Oliver berjongkok, "Ibu baik-baik saja. Kau jangan cemas," "Tapi ... sepertinya paman yang lebih cemas," "T-tidak, aku tak cemas. Aku hanya ... sedikit kha

