40. Kecemburuan Membawa Petaka

1202 Kata

Lelaki misterius itu mengirimkan alamat yang harus Risti datangi. Bambang pun membacanya dan mencari tahu melalui google map . Alamat ini adalah sebuah bangunan tua yang sudah tidak terpakai. Risti menelan salivanya saat membayangkan seaindainya ia tidak memberitahukan hal ini pada suaminya, jika ia terlalu berani datang ke tempat yang diminta sendirian. Risti tak sanggup membayangkannya, berkali-kali kepalanya menggeleng, mulutnya pun terus saja memohon ampun, beristighfar. Om Yuda yang sejak Subuh berada di rumah Risti bersama kedua anak buahnya tengah serius berdiskusi dengan Pak Hermawan. Bambang baru saja keluar dari kamar dan langsung ikut bergabung bersama mereka. Om Yuda menjelaskan cara agar pelaku tidak tahu bahwa Bambanglah yang datang ke sana, bukan Risti. Akhirnya, saat ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN