Part 52

1394 Kata

9. 52 Hancur Part 9 ~~~~~~ Pada akhirnya aku menuruti kemauan Adit dengan bertemu dengannya di sebuah cafe yang tak terlalu jauh. Aku ingin tahu bagaimana sebenarnya kisahnya dengan Nurma sehingga mereka terlihat seperti orang yang sedang bermusuhan. Kulangkahkan kakiku menyusuri cafe Brilian yang tak terlalu luas ini sembari menengok keberadaan Adit. Entah hal apa yang ia ingin bicarakan hingga katanya tak dapat dibicarakan lewat telepon. Hingga pada akhirnya kedua netraku menangkap sosok Adit tengah duduk di pojok dengan memegang cangkir kopi hitam yang terlihat masih mengepulkan asap panas. Tergesa aku lantas menemuinya, karena setelah ini aku berencana akan bertemu Andro untuk sebuah pekerjaan. "Adit," sapaku ketika telah sampai di sampingnya. Ia terkejut, lalu menggeser cangkir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN