Part 32

1158 Kata

"Nih, pesananmu," ucap Deva sembari menyodorkan semangkuk bubur ayam kesukaanku. Pagi ini kita akan berencana mengunjungi Mira setelah seminggu ini ia tinggal lagi di rumah sakit jiwa. Aku pun juga telah mengajukan berkas-berkas perceraianku dengan Mas Bayu setelah pertimbangan yang matang. Jika dulu aku bersamanya tanpa cinta, maka kini aku juga akan melepasnya tanpa cinta. Cinta bisa datang dengan seiring berjalannya waktu, tapi aku pun yakin bahwa cinta ini akan pudar dengan seiring berjalannya waktu pula. Karena untuk bertahan pun hanya akan menghancurkan diriku sendiri. "Terimakasih," sahutku dengan menerima pemberiannya. Sudah seminggu ini pula Deva selalu menemaniku tanpa bayaran. Ia berkata bahwa kini ia hanya akan menjadi temanku, bukan orang suruhanku. Tak enak memang, tapi a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN