[26] Permasalahan Anak

1830 Kata

Sampai di rumah orang tuanya, Arina langsung di sambut oleh mereka yang sedang beramai-ramai duduk di bangku panjang di bahwah pohon. Sebenarnya tidak juga itu disebut bangku, karena ukurannya panjang dan lebar. Hampir mirip seperti meja, tapi bedanya dalam ukuran lebih gede. Arina dan Alan turun secara bersamaan, mereka langsung bersalaman pada Jaelani dan Siti. Tidak hanya mereka berdua saja, ada Zaki dan Keyla. Sepertinya mereka sedang mempersiapkan sesuatu. "Lo di sini ngapain, Key?!" canda Arina. Perempuan itu belum tahu kalau sahabatnya sudah berhubungan dengan sang kakak. "Main lah. Emangnya gue ke sini pengen ketemu lo?" "Gak ngarep juga sih." Arina mengajak Shihab duduk di sampingnya, sedangkan Alan berada dekat dengan Zaki. "Tumben gak kerja, bang?" "Sengaja, Rin. Babeh pen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN